Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, struktur
modal, dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada sektor otomotif yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Industri
otomotif di Indonesia berada dalam tekanan perubahan signifikan yang menuntut
efisiensi, ketepatan strategi keuangan, serta daya saing yang berkelanjutan. Oleh
karena itu, pemahaman mengenai faktor-faktor internal yang memengaruhi nilai
perusahaan menjadi sangat krusial dalam menyusun arah kebijakan
korporat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode
deskriptif dan verifikatif. Teknik analisis yang diterapkan adalah regresi linier
berganda untuk menguji pengaruh kebijakan dividen yang diukur menggunakan
Dividend Payout Ratio (DPR), struktur modal yang diukur dengan Debt to Equity
Ratio (DER), dan kinerja keuangan yang diukur melalui Return on Investment
(ROI) terhadap nilai perusahaan, yang diproksikan dengan rasio Price to Book
Value (PBV). Seluruh data bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan
otomotif yang tercatat di BEI selama lima tahun terakhir. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kebijakan dividen dan struktur modal tidak memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan jika dianalisis secara terpisah.
Namun, kinerja keuangan yang tercermin dari ROI terbukti memiliki pengaruh
positif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa efisiensi perusahaan dalam
mengelola modal untuk menghasilkan keuntungan menjadi perhatian utama bagi
para investor. Lebih lanjut, ketika ketiga aspek dianalisis secara bersamaan,
ditemukan adanya pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan
ini mengindikasikan pentingnya penerapan strategi keuangan yang terintegrasi
dan berorientasi pada efisiensi operasional dalam upaya peningkatan nilai
korporasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penguatan literatur
keuangan dan menawarkan wawasan praktis bagi manajemen perusahaan serta
pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan strategis jangka panjang.
Kata kunci: kebijakan dividen, struktur modal, kinerja keuangan, nilai perusahaan,
industri otomotif.