Abstak
Siti Nur Mutiyah
171105150716
Virus Covid-19 merupakan wabah penyakit dengan waktu penyebaran yang relatif cepat dikarenakan mudah menular. Virus ini lebih mudah menyerang daya tahan tubuh manusia yang lemah, terutama anak-anak dan orang tua. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan dengan peningkatan sistem imun. Masyarakat Indonesia telah menggunakan berbagai ramuan dari daun, akar, buah, kayu, dan umbi-umbian untuk mendapatkan kesehatan dan menyembuhkan berbagai penyakit terutama untuk meningkatkan sistem imun. Banyak dari masyarakat membuat tanaman herbal ini murni dari cerita orang lain dan pengalaman mereka sendiri. Inilah alasan mengapa tanaman herbal tidak bekerja sepenuhnya karena mereka tidak mengetahui khasiat dari tanaman herbal, bahkan jika digunakan secara tidak tepat dan dosis yang benar sesuai dengan masalah yang dideritanya akan menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Oleh karena itu pengetahuan tacit dan eksplisit tentang tanaman herbal yang sudah diverifikasi dan divalidasi sangat penting untuk masyarakat. Sehingga perlu ada inovasi teknologi untuk mengelola, memperbaharui, berbagi dan mempresentasikan pengetahuan. Maka dari itu penelitian ini membuat sistem Knowledge Management System (KMS) rekomendasi pemilihan tanaman herbal untuk meningkatkan sistem
imun menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari seorang pakar tanaman herbal yaitu terdiri dari 9 alternatif tanaman herbal, nilai bobot dan 4 kriteria. Dengan menggunakan metode SAW dapat mengetahui pemilihan ranking sebagai opsi terbaik. Skala yang bisa dilakukan dibandingkan dengan semua alternatif penilaian sehingga mengefisiensikan dalam pengambilan keputusan. Dengan adanya sistem ini dapat membantu masyarakat dalam merekomendasikan pemilihan tanaman herbal terbaik untuk meningkatkan sistem imun berdasarkan data yang diisi oleh user.
Kata Kunci: Covid-19, Knowledge Management System, Tanaman herbal, Simple Additive Weighting, Sistem Imun.