Abstak
ABSTRAK
Intan Rahma Utami, NPM.• 151104100283
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Terintegrasi Nilai Agama pada Tema
Lingkungan Sahabat Kita untuk Mengembangkan Karakter Mandiri.
Kesiapan guru untuk mengenal karakteristik siswa dalam pembelajaran
merupakan modal Utama penyampaian bahan belajar dan menjadi indikator
suksesnya pelaksanaan pembelajaran. Salah satu dari lima karakter utama yang
perlu dikembangkan pada diri Siswa yaitu mandiri. Mandiri dapat terlihat ketika
siSwa memiliki kepercayaan diri dalam mengerjakan tugasnya serta bertanggung
jawab terhadap apa yang telah dilakukannya. Berdasarkan hasil observasi banyak
Siswa yang belum mencerminkan sikap tersebut dalam kegiatan pembelajaran.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pengembangan modul
sebagai alat dalam meningkatkan karakter mandiri Siswa, mengetahui tingkat
kelayakan modul, dan mengetahui peningkatan karakter mandiri Siswa setelah
belajar menggunakan modul. penelitian ini menggunakan melode Research and
Development (R&D) yang dimodifikasi menjadi tiga tahap yaitu tahap studi
pendahuluan, pengembangan, dan pengujian. Studi pendahuluan ini terdiri dari
survey lapangan, studi kepustakaan, dan penyusunan draf awal modul. Tahap
pengembangan terdiri dari dua langkah yaitu uji coba terbatas dan uji coba luas.
Pada tahap pengyjigp dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental.
Dalam pelaksanaannya peneliti membandingkan penggunaan modul pembelajaran
pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data yang telah diperoleh dari
hasil uji coba akan dianalisis dengan menggunakan software SPSS 20. Data yang
diolah adalah data yang diperoleh dari hasil data pretest dan posttest. Hasil
penelitian menunjukan angka yang diperoleh dari ahli desain sebesar 70.45%, ahli
materi 75%, dan ahli bahasa75% Serta hasii pcnilaian siswa sebesar 85,53%. Pada
tahap pengujian, berdasarkanååSil Observasi nilai posttest karakter mandiri Siswa
yang diuji menggunakan Pai.rcd Sample T-Test menunjukkan angka t hitung untuk
kelas kontrol sebesar 14.167 dan kelas eksperimen sebesar 31.507 sehingga terjadi
perbedaan hasil sebesar 17,34 yang berarti terdapat peningkatan karakter mandiri
yang nyata pada Siswa kelas eksperimen yaitu kelas yang diberikan perlakuan
dengan belajar menggunakan modul sehingga Ha diterima. Dengan demikian,
pengembangan modul terintegrasi nilai agama efektif digunakan untuk
mengembangkan karakier mandiri Siswa berdasarkan proses pengcmbangan dan
tingkat kelayakannya.
Kata Kunci: modul pembelajaran, integrasi nilai agama, karakter mandiri.