Abstak
SAMIHAH SALSABIL, Pengaruh Homesick terhadap Kecemasan
Akademik Santri Pondok Pesantren Assafinah Bogor, Skripsi: Program
Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Fakultas Agama Islam,
Universitas Ibn Khaldun Bogor.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kegiatan layanan bimbingan kelompok pada 8
santri yang dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di Pondok Pesantren Assafinah
Bogor. Dalam proses layanan, peneliti menemukan fenomena kecemasan
akademik dan homesick secara bersamaan yang dialami santri. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh homesick terhadap kecemasan akademik
pada santri Pondok Pesantren Assafinah Bogor. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Populasi
penelitian adalah seluruh santri remaja usia 15–18 tahun, dengan jumlah sampel
41 orang melalui teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa
angket skala Likert untuk mengukur variabel homesick dan kecemasan akademik.
Dari hasil penelitian ditemukan mayoritas santri mengalami homesick tingkat
sedang, kecemasan akademik santri juga berada pada tingkat sedang, dan hasil uji
regresi linear sederhana menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara
homesick terhadap kecemasan akademik dengan diperoleh nilai signifikansi 0,000
< 0,005. Koefisien regresi menunjukkan bahwa semakin tinggi homesick, maka
semakin tinggi pula tingkat kecemasan akademik yang dialami santri. Penelitian
ini menunjukkan bahwa santri yang sering mengalami homesick cenderung lebih
cemas dalam menghadapi aktivitas akademik. Oleh karena itu, dukungan
psikososial dari lingkungan pondok sangat penting untuk meminimalisir efek
negatif homesick terhadap performa akademik santri.
Kata Kunci: Pengaruh, Homesick, Kecemasan Akademik, Pondok Pesantren