Abstak
Doni Abdul Fattah
131104080105
Baitul Mal wat Tamwil (BMT) adalah Lembaga Keuangan Syariah non bank yang kegiatannya mengembangkan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas kegiatan ekonomi pengusaha kecil bawah dan kecil (UMKM) yang tidak terjangkau pelayanan bank syariah atau BPR syariah. Rumusan masalah penelitian ini adalah. Bagaimana strategi pengembangan BMT Khairu Ummah untuk mengembangkan pembiayaan Mudharabah pada UMKM?, Apa saja hambatan BMT Khairu Ummah dalam mengembangkan pembiayaan Mudharabah?. Tujuan penelitian ini: Untuk mengetahui strategi dan hambatan dalam mengembangkan produk pembiayaan Mudharabah pada BMT Khairu Ummah terhadap peningkatan pendapatan masyarakat Leuwiliang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melakukan wawancara observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Penelitian ini menggunakan perpaduan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan, yakni penelitian yang mengumpulkan data-data di lapangan, kemudian menganalisisnya dan mendapatkan kesimpulan dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan, untuk melakukan strategi pengembangan produk-produk BMT dimulai dengan langkah awal identifikasi masalah kebutuhan dan keinginan nasabah terhadap pelayanan.. Ketika langkah tersebut sudah mewujudkan output maka pengembangan produk-produk pun dilakukan. Pola pengembangan yang dilakukan oleh BMT Khairu Ummah yaitu dengan menggunakan sistem analisis SWOT. Strategi SWOT yang digunakan BMT Khairu Ummah adalah dengan memahami dan mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada dalam lembaga ini sendiri dan juga harus mampu membaca peluang dan ancaman yang ada dari luar lembaga ini.
Bentuk upaya yang dilakukan BMT Khairu Ummah dalam pengembangan pembiayaan Mudharabah yang dimilikinya adalah dengan cara memberikan kemudahan dalam pengajuan yang ada serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya ekonomi syariah.
Kata Kunci : Pembiayaan, Umkm