Abstak
Amni Afiatunnisa
191105010494
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya siswa yang kurang tepat dalam mempraktikkan ibadah shalat. Dalam mengajarkan materi pelaksanaan ibadah shalat, diperlukan metode yang tepat untuk diterapkan diantaranya yaitu dengan metode demonstrasi. Dalam menerapkan metode demonstrasi diperlukan teknik tersendiri agar guru mampu mengajarkan dan siswa mampu mempraktikkan apa yang diajar oleh guru sehingga tercapainya tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui penerapan metode demonstrasi yang sesuai untuk pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan shalat siswa dan bagaimana peningkatan ibadah shalat siswa dalam penerapan metode demonstrasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi pada materi praktik ibadah shalat berhasil meningkatkan kemampuan ibadah shalat siswa. Dapat dikatakan bahwa dengan menggunakan metode demonstrasi pada pelajaran Pendidikan Agama Islam, kemampuan shalat meliputi, ketepatan dalam gerakan shalat, ketepatan dalam bacaan shalat, ketepatan dalam sikap sholat dan kombinasi ketiganya dengan baik dan benar, serta mampu meningkatkan keaktifan, semangat dan keinginan siswa untuk lebih menyukai pelajaran ibadah shalat. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis ketercapaian hasil belajar pada praktik kemampuan ibadah shalat awal sebelum diadakan tindakan sebesar 67,6, kemudian setelah dilakukan tindakan dalam dua siklus terdapat peningkatan di siklus I sebesar 73,57 dengan persentase 63?n pada siklus II pencapaian rata-rata penilaian sebesar 76,80 dengan persentase ketuntasan 89%. Saran yang dapat diajukan bahwa untuk menanamkan konsep praktik gerakan ibadah shalat, guru dapat menggunakan metode demonstrasi bervariasi dengan tambahan bantuan media seperti media audio visual.
Kata kunci : metode demonstrasi, kemampuan shalat.