Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK SIPIL
Judul ANALISA FASILITAS PEJALAN KAKI DAN JALUR SEPEDA SEBAGAI FASILITAS INTEGRASI MODA ANGKUTAN UMUM DI KOTA TANGERANG SELATAN (Studi Kasus: Stasiun Rawa Buntu)
Tahun 2021
Tanggal Input 18 Sep 2025, 15.33



Abstak

ABSTRAK
ANALISA FASILITAS PEJALAN KAKI DAN JALUR SEPEDA SEBAGAI
FASILITAS INTEGRASI MODA ANGKUTAN UMUM DI KOTA
TANGERANG SELATAN (Studi Kasus: Stasiun Rawa Buntu) Berdasarkan
kondisi Stasiun Rawa Buntu Dalam fasilitas pejalan kaki maupun pesepeda di
kawasan perkotaan belum terpenuhinya kebutuhan dan pengembangan fasilitas
belum menjadi prioritas maka salah satu cara untuk mengembangkan meningkatkan
peran angkutan umum dalam melakukan perjalanan diantaranya dengan
menyediakan fasilitas pejalan kaki dan jalur sepeda disekitar stasiun atau tempat
perhentian angkutan umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sarana
dan prasarana fasilitas pejalan kaki dan jalur sepeda, menganalisis tingkat
pelayanan kinerja atau Level Of Service (LOS), dan menganalisis karakteristik
presepsi responden terutama pada aspek tingkat kepuasan, keamanan, dan
kenyamanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif hal ini
mendeskripsikan fakta-fakta atau fenomena yang terjadi dilapangan, metode level
of service atau tingkat pelayanan jalan sebagai ukuran kualitatif, dan metode skala
likert untuk mengetahui tingkat kepuasan, keamanan, dan kenyamanan dengan cara
wawancara langsung terhadap responden. Hasil analisis sarana dan prasarana
pejalan kaki maupun sepeda perlu lebih diprioritaskan kinerjanya karna masih
belum keseluruhan tersedianya fasilitas pejalan kaki maupun sepeda,
menghilangkan hambatan samping seperti pedagang kaki lima dan ojek online.
Tingkat pelayanan kinerja (LOS) pejalan kaki menunjukkan tingkat pelayanan B,
yaitu para pejalan kaki dapat berjalan dengan nyaman dan cepat tanpa mengganggu
pejalan kaki lainnya namun keberadaan pejalan kaki yang lainnya sudah mulai
berpengaruh pada arus pejalan kaki, sesuai SE Menteri PUPR Direktorat Jenderal
Bina Marga No.5 tahun 2021 jalur sepeda stasiun Rawa Buntu termasuk kedalam
lajur sepeda di trotoar tipe B, yaitu lajur sepeda yang penempatannya terpisah
secara fisik dari badan jalan kendaraan bermotor, dan hasil analisis tingkat
kepuasan, keamanan, dan kenyamanan fasilitas pejalan kaki dan sepeda menurut
responden menyatakan kategori cukup nyaman kategori kejelasan sirkulasi antara
pejalan kaki dan aktifitas lain seperti pedagang kaki lima, parkir bebas, dan ojek
online, keamanan jalur pejalan kaki dan sepeda, kelengkapan fasilitas pendukung
seperti lampu-lampu penerangan yang kurang memadai.
Kata kunci: fasilitas pejalan kaki dan sepeda, level of service (LOS), skala likert


Preview