Abstak
Penelitian tentang pengintegrasian sejumlah perangkat keras untuk
keterwujudan sebuah prototipe melalui smartphone berbasis Android dan jaringan
Wi-Fi telah diseminasikan dalam bentuk sistem pengoperasian pintu gerbang
maupun sistem bentuk lain dengan implementasi konsepsi sistem tertanam
(embedded system). Keterwujudan pemrograman terhadap prototipe sistem
merupakan ketercapaian handshaking secara software yang didasarkan kepada (i)
penentuan algoritma berbasis diagram alir, (ii) penyusunan struktur sintaks
berbasis Arduino IDE versi terkini, dan (iii) pengunggahan sintaks berbasis
Arduino IDE ditujukan ke modul Arduino UNO R3 dan NodeMCU ESP8266
dengan bantuan konektor Universal Serial Bus (USB). Pengintegrasian perangkat
keras dan lunak untuk kebutuhan sistem tertanam berupa keterwakilan dengan
diagram blok sistem hardware maupun software yang terdiri atas tiga blok, yaitu
(i) blok masukan, (ii) blok proses, dan (iii) blok keluaran. Ketersediaan sistem
tertanam dengan struktur lengkap, maka pelaksanaan uji validasi dengan tiga
keadaan pengamatan saat “membuka, “menutup”, dan terdapat lock/unlock yang
teramati secara langsung dan realtime berkaitan dengan fungsionalisasi dan
penunjukan kinerja sistem berbasis web. Berdasarkan latar belakang tersebut,
maka telah dipabrikasi sebuah embedded device pada smarthome system berbasis
Internet of Tings (IoT). Perangkat difungsikan sebagai pengendali pintu gerbang
melalui smartphone dengan mekanisme one-time password yang dilengkapi
internal
back-up power. Sasaran penelitian, meliputi pengintegrasian,
pemrograman, dan pengukuran kinerja terhadap sistem. Sejumlah perangkat
diintegrasikan melalui refungsionalisasi miniatur pintu gerbang dan pemasangan
perangkat, pembuatan motherboard, penyediaan switched mode power supply dan
internal back-up power, dan pengawatan terintegrasi. Tahapan pemrograman,
meliputi penyediaan raw-file Arduino IDE, penentuan algoritma dan penyusunan
sintaks, dan compiling dan uploading struktur sintaks dari komputer personal ke
modul Arduino dan Wemos. Pengukuran kinerja unit kendali berkaitan dengan uji
verifikasi berupa simulasi berbantuan aplikasi Proteus dan uji validasi. Uji
verifikasi dan validasi merupakan pelaksanaan pengamatan terhadap pemberian
kondisi pintu gerbang dibuka, ditutup, atau pengunci dalam keadaan lock/unlock.
Pengamatan terhadap kinerja unit kontrol hasil pengembangan terkendali melalui
smartphone berbasis IoT, berupa peningkatan kecepatan proses pembukaan
maupun penutupan pintu gerbang. Implementasi one-time password berbasis
aplikasi Telegram Bot pada unit kendali pada smarthome system sebagai bentuk
pengamanan terhadap sistem yang telah dikembangkan.