Abstak
Laura Nurfazriah (NPM. 211105060009): Hubungan antara komunikasi
asertif dengan perilaku bullying siswa kelas XI SMA Negeri 5 Kota Bogor,
Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Fakultas
Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor.
Bullying merupakan salah satu masalah serius yang kerap terjadi di lingkungan
sekolah dan dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis siswa. Salah
satu faktor yang diduga berperan dalam mencegah terjadinya bullying adalah
kemampuan komunikasi asertif. Komunikasi asertif memungkinkan siswa untuk
mengekspresikan pendapat dan perasaannya secara jujur dan tegas tanpa
merugikan orang lain, serta menjadi bekal penting dalam membangun hubungan
sosial yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
komunikasi asertif dengan perilaku bullying pada siswa kelas XI di SMA Negeri 5
Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 177 siswa yang dipilih
menggunakan teknik random sampling dengan rumus Slovin. Pengumpulan data
dilakukan melalui instrumen berupa angket skala komunikasi asertif dan angket
skala bullying, dengan validitas dan reliabilitas yang telah diuji sebelumnya. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tingkat komunikasi asertif siswa berada pada
kategori sedang (64%), dan perilaku bullying juga didominasi oleh kategori
sedang (78,8%). Uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai
koefisien korelasi sebesar r = -0,126 dengan signifikansi p = 0,085 (p > 0,05),
hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara
komunikasi asertif dengan perilaku bullying. Artinya, semakin tinggi kemampuan
komunikasi asertif yang dimiliki siswa, maka semakin rendah peluang terjadinya
perilaku bullying di lingkungan sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa
komunikasi asertif dapat dijadikan sebagai salah satu materi penting dalam
layanan bimbingan dan konseling, terutama dalam upaya pencegahan dan
penanganan kasus bullying secara sistematis dan berkelanjutan.
Kata kunci: bimbingan dan konseling, komunikasi asertif, perilaku bullying