Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK SIPIL
Judul STUDI GELOMBANG KEJUT PADA PENYEMPITAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN EMP ATAS DASAR ANALISIS RASIO HEADWAY (STUDI KASUS PENYEMPITAN JALAN SHOLEH ISKANDAR, KOTA BOGOR)
Tahun 2025
Tanggal Input 08 Apr 2026, 10.31



Abstak

STUDI GELOMBANG KEJUT PADA PENYEMPITAN JALAN DENGAN
MENGGUNAKAN EMP ATAS DASAR ANALISIS RASIO HEADWAY
(STUDI KASUS PENYEMPITAN JALAN, SHOLEH ISKANDAR) Kemacetan
lalu lintas merupakan permasalahan utama di Kota Bogor, terutama pada Jalan
Sholeh Iskandar yang berperan sebagai jalur penghubung penting antar wilayah.
Salah satu faktor yang memicu kemacetan pada ruas ini adalah adanya penyempitan
jalan yang menyebabkan terjadinya gangguan aliran lalu lintas. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis fenomena gelombang kejut (shockwave) yang muncul
akibat penyempitan jalan dengan menggunakan pendekatan Ekuivalensi Mobil
Penumpang (EMP) berdasarkan analisis rasio headway, serta memodelkan
hubungan kecepatan dan kepadatan lalu lintas menggunakan model Greenshield.
Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan pada tiga segmen jalan
sepanjang 100 meter, selama empat hari (Senin, Jumat, Sabtu, dan Minggu) pada
pagi dan sore hari, dengan interval pencatatan setiap 15 menit. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa nilai EMP untuk sepeda motor sebesar 0,67, kendaraan ringan
1,00, dan kendaraan berat 2,34. Volume lalu lintas rata-rata tertinggi tercatat pada
Segmen 1 sebesar 1917 smp/jam. Kecepatan rata-rata tertinggi juga terjadi pada
Segmen 1 sebesar 31,07 km/jam, sedangkan kepadatan tertinggi berada pada
segmen yang sama yaitu 62 smp/km. Pemodelan Greenshield menghasilkan
hubungan kecepatan–kepadatan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar
0,5018, kecepatan arus bebas 29,856 km/jam, dan kepadatan jenuh 391,811
smp/km. Volume maksimum tercatat sebesar 2923,75 smp/jam pada kepadatan
kritis 199 smp/km. Analisis gelombang kejut menunjukkan panjang antrean
maksimum mencapai 2,813 km dengan waktu penormalan selama 1404 detik.
Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya perencanaan manajemen
lalu lintas, termasuk pengaturan marka jalan, optimalisasi kinerja simpang, serta
pemanfaatan teknologi pemantauan guna mendukung kebijakan lalu lintas berbasis
data.

Kata Kunci: Gelombang kejut, penyempitan jalan, rasio headway, Ekuivalensi
Mobil Penumpang (EMP), model Greenshield, lalu lintas Kota
Bogor.