Abstak
Perkembangan teknologi informasi menuntut sistem manajemen jaringan yang
andal untuk menjaga kestabilan layanan. Penelitian ini mengeksplorasi dan
membandingkan fitur dua perangkat lunak open source untuk monitoring jaringan,
yaitu OpenNMS dan Cacti, menggunakan pendekatan FCAPS (Fault,
Configuration, Accounting, Performance, dan Security) sebagai kerangka
klasifikasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan eksperimen pada
lingkungan virtual berbasis Debian 11 dengan pengujian tiga node menggunakan
protokol SNMP dan ICMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OpenNMS
memiliki fitur lebih lengkap pada domain Fault, Configuration, Performance, dan
Security dengan dukungan auto-discovery, notifikasi alarm, serta pengelompokan
perangkat. Cacti unggul dalam visualisasi performa jaringan melalui RRDtool yang
ringan dan mudah digunakan, tetapi tidak mendukung notifikasi otomatis maupun
auto-discovery. Kedua perangkat tidak memiliki fungsi Accounting Management.
Secara keseluruhan, OpenNMS lebih sesuai untuk jaringan berskala menengah
hingga besar, sedangkan Cacti cocok untuk jaringan kecil yang berfokus pada
pemantauan performa.
Kata kunci: Monitoring jaringan, Open-Source Software, OpenNMS, Cacti,
FCAPS, SNMP.