Abstak
Muhammad Ibnusina Takdir
221105031303
Penelitian ini membahas framing pemberitaan kebijakan efisiensi anggaran pendidikan
pada pemerintahan Prabowo Subianto di media online Republika dan Tempo menggunakan
analisis framing Robert N. Entman. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana kedua
media membingkai isu kebijakan tersebut yang berpotensi membentuk persepsi publik secara
berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan membandingkan cara media
Republika dan Tempo dalam menonjolkan aspek tertentu dari kebijakan efisiensi anggaran
pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi
framing Entman yang mencakup empat elemen: define problems, diagnose causes, make moral
judgment, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan
signifikan dalam cara pembingkaian. Republika cenderung menekankan aspek kebijakan
sebagai langkah efisiensi yang rasional dan mendukung agenda pemerintah, sedangkan Tempo
lebih banyak menyoroti potensi dampak kritis terhadap sektor pendidikan serta implikasi sosial
dari kebijakan tersebut. Perbedaan framing ini menunjukkan bahwa media tidak bersifat netral,
melainkan konstruktif dalam membentuk realitas sosial melalui seleksi isu dan penekanan
makna tertentu.
Kata Kunci: framing media, efisiensi anggaran, pendidikan, Entman, media online
This study examines the framing of news coverage regarding education budget
efficiency policies under the Prabowo Subianto administration in the online media outlets
Republika and Tempo, using Robert N. Entman’s framing analysis. The research focuses on
how these two media outlets frame this policy issue, which has the potential to shape public
perception in different ways. The purpose of this study is to identify and compare the ways in
which the media outlets Republika and Tempo highlight certain aspects of education budget
efficiency policies. The method used is a qualitative approach employing Entman’s framing
content analysis technique, which encompasses four elements: defining problems, diagnosing
causes, making moral judgments, and recommending solutions. The research findings indicate
significant differences in framing. Republika tends to emphasize the policy aspect as a rational
efficiency measure that supports the government’s agenda, while Tempo focuses more on the
potential critical impact on the education sector and the social implications of the policy. These
differences in framing demonstrate that the media is not neutral, but rather constructive in
shaping social reality through the selection of issues and the emphasis on specific meanings.
Keywords: media framing, budget efficiency, education, Entman, online media