Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan Program Scholas Occurrentes x Temu
Unjuk Kolaborasi Siswa Bineka (Tunas Bineka) di Pusat Penguatan Karakter (PUSPEKA),
mengetahui penerapan case study dan diskusi dalam program tersebut, serta menjelaskan
terbentuknya sikap respect pada peserta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari edukator, fasilitator,
dan peserta program yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Program Scholas Occurrentes x Temu Unjuk Kolaborasi Siswa Bineka (Tunas Bineka)
merupakan program penguatan karakter yang memfasilitasi dialog dan kolaborasi antarpeserta
dari berbagai latar belakang melalui berbagai rangkaian kegiatan yang mengangkat isu-isu
sosial dan keberagaman. Penerapan case study dan diskusi dilaksanakan melalui diskusi
kelompok kecil dan kelas besar dengan penyajian studi kasus yang relevan, sehingga
mendorong peserta untuk berdialog, bertukar gagasan, serta merefleksikan berbagai perspektif
dalam suasana belajar yang mengedepankan budaya kelas listen, create, and appreciate. Sikap
respect pada peserta terbentuk melalui keterlibatan aktif dalam proses dialog, seperti
mendengarkan pendapat orang lain, menghargai perbedaan, menyampaikan pendapat secara
santun, serta menunjukkan empati dalam setiap interaksi. Program ini juga memperlihatkan
peran pendidikan nonformal yang bersifat komplemen terhadap sistem pendidikan formal,
khususnya dalam memperkuat implementasi nilai-nilai karakter sebagaimana yang juga
diupayakan melalui kurikulum di sekolah. Tagline "#BersamaCintaiKeragaman"
mencerminkan semangat utama program dalam membangun harmoni di tengah keberagaman
melalui pengalaman belajar yang dialogis, kolaboratif, dan bermakna.
Kata Kunci: Diskusi Studi Kasus, Respek, Keberagaman