Abstak
Chika Restu Maulidina
171105121100
Dinding penahan tanah type bronjong yang terletak di sempadan Sungai Waringin Jaya, Kec. Bojonggede, Kab. Bogor mengalami penurunan stabilitas akibat penggerusan (scouring) aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerusan lokal yang terjadi pada dinding penahan tanah menggunakan software HEC-RAS dengan perhitungan debit rencana menggunakan Metode Rasional. Penelitian ini menghasilkan besarnya gerusan pada dinding dengan debit rencana untuk kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun. Data yang digunakan adalah topografi, data geoteknik dan data curah hujan harian pada Stasiun Meteorologi Citeko dan Stasiun Klimatologi Jawa Barat dengan panjang data tahun 2007 – 2021. Analisa terhadap gerusan maksimum pada abutmen dilakukan menggunakan software HEC-RAS
pada menu bridge scour. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh tinggi muka air pada dinding dengan banjir kala ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun berturut–turut sebesar 0,92 m; 0,99 m; 1,03 m; 1,04 m; 1,06 m; 1,08 m; dan 1,10 m. Dengan menggunakan perhitungan analitik, kedalaman gerusan yang terjadi pada struktur setiap debit banjir kala ulang adalah sebesar 1,24 m; 1,32 m; 1,35 m; 1,39 m; 1,40 m; 1,44 m; dan 1,46 m.
Kata kunci: Dinding penahan tanah tipe bronjong, gerusan, metode rasional, HEC-RAS