Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS HUKUM
Program Studi ILMU HUKUM
Judul EFEKTIVITAS PENERAPAN SANKSI PERATURAN DAERAH KOTA BOGOR NOMOR 12 TAHUN 2009 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK
Tahun 2016
Tanggal Input 01 Sep 2025, 15.44



Abstak

DEDEN SETIAWAN
1411202031882

Upaya untuk menjaga kesehatan adalah kewajiban pribadi setiap orang dan harus didukung
oleh lingkungan .yang sehat dan setiap orang berhak untuk mendapatkan perlindungan
kesehatan serta hak untuk menghirup udara sehat bebas dari asap rokok. Asap rokok akan
mencemari lingkungan dan akan menyebabkan terganggunya etau menurunnya kesehatan
masyarakat bagi perokok maupun yang bukan perokok. Kebiasaan merokok merupakan salah
satu perubahan gaya hidup yang disebabkan oleh efek globalisasi yang dapat mempengaruhi
kesehatan manusia. Kebiasaan merokok di Indonesia sudah meluas sampai semua kelompok
masyarakat dan cenderung meningkat, terutama di kalangan anak dan remaja. Salah satu
penyebabnya adaiah gencarnya promosi atau iklan rokok di berbagai media masa. Penelitian
ini bertujuan untuk rnengetahui upaya yang dilakukan Pemkot Bogor dalam menerapkan
kawasan tanpa rokok dan untuk mengetahui penerapan sanksi nerokok di Universitas Ibn
Khadun Bogor. Penelitian yang dilakukan dalam penyusunan skripsi ini adalah penelitian
kuantitatif yang melihat gambaran responden terhadap rokok di lingkungan kampus
Universitas lbn Khaldun Bogor, dan penelitian kualitatif untuk mencari fakta dan
permasalahan secara mendalam melalui wawancara langsung ,1,:ir.:.*n *':kil Rektor III bidang
kemahasiswaan serta dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang dbutuhkan. Metode
pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif
yaitu pendekatan terhadap Undang-Undang Nomor l2 tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa
Rokok dan peraturan-peraturan yang ada di Universitas Ibn Khaldun Bogor. Teknik
pengurnpulan bahan hukum yang dipergunakan adalah: wawancara. studi pustaka kuesioner
dan observasi. Hasil penelitian bahwa Penerapan kawasan tanpa rokok (KTR) di Kota Bogor
masih belum efektif karena masih kurangnya pengawasan dari tim penegakan hukum
sehingga masih terlihat adanya penjualan dan promosi rokok di area kawasan tanpa rokok
dan masih banyaknya rnasyarakat yang merokok di sembarang tempat sedangkan Kawasan
tanpa rokok (KTR) yang diterapkan oleh Universitas Ibn Khaldun Bogor menurut Penuiis
kurang efektif,karena berdasarkan hasil survey kepada civitas akademika UIKA yaitu:
mahasiswa, Dosen. maupun Karyawan, jumlah perokok hanya 26 ?ri 100 responden. Hal
ini terjadi dikarenakan 929'o responden sudah tahu tentang Perda Kota Bogor nomor 12 tahurn
2009 tentang kawasan tanpa rokok dan 74% mengetahui sanksi yang akan diberikan jika
merokok di area kampus.
Kata kunci: Efektivitas, Penerapan Sanksi, Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 2 Tahun
2009 tentang kawasan tanpa Rokok, Universitas ibn Khaldun Bogor