Abstak
Ahmad Ramdhani
E21E010041
Industri kecil/menengah memiliki peranan penting dalam mewujudkan ketahanan ekonomi di Indoneisa. Terbukti pada saa terjadi krisis ekonomi pada tahun 1997, industri kecil dan menengah mampu bertahan pada saat banyak industri besar collapse. Untuk mendorong industri kecil/menengah agar mendapatkan hasil yang memuaskan maka penggunaan teknologi tepat guna merupakan salah satu cara untuk mewujudkannya.
Salah satu bentuk teknologi itu adalah Alat Peniris Minyak Tenaga Manual yang digunakan pada Home Industry pembuatan kripik singkong. Dengan tenaga manusia (manual) maka alat ini dapat merambah desa-desa diperdalaman, desa-desa yang belum masuk aliran listrik atau dimana tenaga manusia lebih murah dibandingan dengan tenaga listrik.
Prinsip dasar alat ini adalah memutar saringan dimana keripik yang sudah digoreng dimasukkan ke dalam saringan tersebut, karena adanya gaya sentrifugal maka mimyak yang terkandung pada keripik akan akan lebih cepat berkrang/tiris. Proses penirisan dilakukan selama 3 menit, dengan putaran 201 rpm. Alat peniris minyak ini mempunyai kapasitas 2 kg keripik untuk satu kali operasi dan dibutuhkan daya sebesar 40,1 Watt unntuk memutar saringan tersebut.