Abstak
Implementasi kedisiplinan peserta didik dapat menjadikan peserta didik untuk membangun
suatu bangsa dan memiliki tujuan dalam kesuksesan. Budaya religius dapat meningkatkan
peserta didik dalam memahami hal-hal religius dalam kehidupan sehari-hari. Latar
belakang dari penelitian ini adalah masih ditemukannya peserta didik yang belum
sepenuhnya menaati aturan kedisiplinan dan belum menjalankan budaya religius
sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah. Oleh karena itu yang menjadi fokus
masalah adalah implementasi kedisiplinan di kelas VIII-5, VIII-7, VIII-8 SMPN 16 Kota
Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kedisiplinan peserta didik
terhadap budaya religius di kelas VIII-5,VIII-7,VIII-8 SMPN 16 Kota Bogor, Kedisiplinan
peserta didik dalam meningkatkan budaya religius VIII-8 SMPN 16 Kota Bogor.
Mengetahui faktor penghambat dan pendukung implementasi kedisiplinan peserta didik
terhadap budaya religius di kelas VIII-5, VIII-7, VIII-8. Melalui pendekatan kualitatif
deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis
melalui tahapan reduksi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara umum implementasi kedisiplinan berjalan cukup baik. Mayoritas peserta didik telah
datang tepat waktu, mengenakan seragam dengan rapi, serta mengikuti kegiatan
keagamaan seperti membaca Al-Qur’an, sholat dhuha, dan sholat zuhur berjamaah. Di
kelas VIII-5 tercatat 25 siswa disiplin dan 5 belum disiplin, kelas VIII-7 sebanyak 30 siswa
disiplin dan 5 belum disiplin, sedangkan di kelas VIII-8 terdapat 24 siswa disiplin dan 6
belum disiplin. Kedisiplinan peserta didik di lihat dari peran guru dalam meningkatkan
kedisiplinan, serta peran orang tua kepada peserta didik SMPN 16 Kota Bogor.
Kata Kunci: Implementasi Kedisiplinan peserta didik Terhadap Budaya
Religius pada Peserta Didik di Kelas VIII-5, VIII-7, VIII-8 SMPN 16 SMPN
16 KOTA BOGOR