Abstak
Rizki Imam Maulana
181106021226
Heat Exchanger adalah alat penukar kalor yang berfungsi untuk mengubah temperatur dan fasa suatu jenis fluida. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kinerja alat penukar kalor pada HE. Dalam tahapan penelitian ini penulis menentukan kapasitas perpindahan panas, menentukan efektivitas, menentukan nilai LMTD, menetukan besaran Nilai Resistensi termal total (U) , berikutnya menghitung perbandingan perhitungan manual, Berdasarkan hasil perhitungan maka dapat disimpulkan sebagai berikut, hasil perhitungan kapasitas pendinginan (Q) sebesar 0,03 kW atau 0,17% disebabkan karena karenakan nilai suhu yang di
pakai sesuai dengan yang di masukan pada simulasi, deviasi koefisien perpindahan panas menyeluruh (U) di sebesar 909,77 W/m2.oC dengan bukaan katup 100%, 902,85 W/m2.oC dengan bukaan katup 75%, 899,69 W/m2.oC dengan bukaan katup 50%, di karenakan beberapa faktor yaitu aliran fluida, luas penampang, dan koefisien perpindahan panas, deviasi ?TLMTD sebesar 0,975 ? dengan bukaan katup 100%, 0,975 ? dengan bukaan katup 75%, 1,025 ? dengan bukaan katup 50%di karena luas penampang dan koefisien perpindahan panas,hal ini disebabkan karena parameter desain yang di gunakan sama.
Kata Kunci: Heat Exchanger, Kinerja shell and tube, LMTD, Perpindahan panas menyelruh (U)