Abstak
Abdullah Basri Nasution
191105040091
Penelitian ini memiliki latar belakang bahwasanya Ekonomi Islam merupakan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan umat, dimana ekonomi Islam mampu menjawab kegagalan yang terdapat dalam sistem ekonomi konvensional, dan Ekonomi Islam merupakan ekonomi yang bercermin kepada AlQur’an dan sunah Nabi yang melarang akan adanya system riba, suap menyuap serta isitem tipu-menipu. Penelitian ini dilakukan di Pakansari Kecamatan
Cibinong Kabupaten Bogor . Sejak Januari -Juni 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menjawab bagaimana Prospek Usaha Pedagang Kaki Lima Untuk Mengurangi Tingkat Pengangguran Dalam Perspektif Ekonomi Islam di Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, peran penting pedagang kaki lima, minat masyrakat untuk terjut sebagai pelaku usaha kecil tergolong tinggi. Kemudian penelitian ini memiliki prinsip untuk meneliti kondisi objek yang alamiah, dengan pendekatan studi lapangan dan menggunakan teknik wawancara mendalam. Data divalidasi dengan teknik triangulasi sumber data
(gabungan observasi, wawancara, dan dokumentasi). Narasumber dan informan yang ada dalam penelitian ini adalah tokoh masyrakat, warga sekitar, dan pelaku usaha. Temuan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pedagang kaki lima ini membuka gambaran bagi masyarakat lain untuk dapat mengurangi angka pengangguran sekaligus membantu perekonomian mereka berdagang. Dengan berkurangnya angka pengangguran dan para pedagang pun memiliki tujuan untama berdagang yaitu untuk menghidupi keluarga mereka, mereka tanpa sadar telah menjalankan roda ekonomi berdasarkan karakteristik
ekonomi Islam . Pedagang kaki lima juga mampu menyerap tenaga kerja karena tidak sedikit di antara mereka yang sudah mempekerjakan orang lain sehingga bisa dikatakan bahwa pedagang kaki lima ini memegang peran penting dalam perkembangan ekonomi pada khususnya menjadi penyokong pendapatan perekonomian pada umumnya. Minimnya minat masyrakat untuk terjun sebagai pelaku usaha kecil tinggi karena dipengaruhi beberapa faktor terutatama faktor modal dan faktor kesiapan (pengalaman) berdasarkan temuan menunjukkan bahwa tanpa pengalaman pun mereka berani mengambil resiko untuk memulainya dengan keadaan ekonomi keluarga dan menyebabkan semangat untuk berwirausaha. Dan faktor lingkungan juga sangat mempengaruhi minat pelaku usaha untuk terjun di bidang usaha yang dijalani.
Kata kunci: Ekonomi Islam, pedagang kaki lima, pengangguran