Abstak
Azhar Aswatdinata
2011060559
Lingkungan perkotaan yang berorientasi pada manusia
adalah lingkungan yang memberikan prioritas pada pedestrian, dengan skala dan
proporsi yang sesuai dengan aktivitas manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengevaluasi kinerja pedestrian di depan PDAM Tirta Kahuripan Cabang
Cibinong, Jalan Raya Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, berdasarkan Pedoman
Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki Nomor 07/P/BM/2023. Jalan Tegar
Beriman merupakan jalan protokol yang menghubungkan berbagai fasilitas publik
penting, sehingga keberadaan pedestrian yang nyaman dan aman sangat krusial.
Namun, observasi awal menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kondisi
pedestrian di sepanjang jalan tersebut, termasuk perbedaan luas trotoar, material,
tanaman, dan fasilitas. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dan
studi literatur untuk mengumpulkan data primer dan sekunder. Data primer
diperoleh melalui survei lapangan yang mencakup dokumentasi kondisi eksisting,
pengukuran dimensi trotoar, dan inventarisasi fasilitas pedestrian. Data sekunder
dikumpulkan dari pedoman teknis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kondisi eksisting pedestrian belum sepenuhnya memenuhi standar yang
ditetapkan. Terdapat kekurangan dalam penyediaan fasilitas bagi pejalan kaki
berkebutuhan khusus, ketidaksesuaian marka jalan, kurangnya efektivitas rambu
lalu lintas, serta ketiadaan fasilitas pendukung seperti lapak tunggu, lampu
penerangan, dan tempat sampah. Evaluasi ini mengungkapkan perlunya perbaikan
dan peningkatan signifikan untuk menciptakan lingkungan pedestrian yang lebih
inklusif, aman, dan nyaman. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah daerah
untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, perbaikan infrastruktur, peningkatan
penegakan hukum, serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan
implementasi fasilitas pedestrian.
Kata kunci: Evaluasi pedestrian, fasilitas pejalan kaki, kondisi eksisting