Abstak
Agus Hariwiyono
7001000125
Mesin poles adalah mesin yang berfungsi untuk menghaluskan permukaan sebuah benda kerja dengan bantuan amplas yang menempel pada piringan. Putaran piringan tersebut berasal dari putaran motor penggeraka yang ditransmisikan melalui system transmisi puli dan sabuk. Sistem trnsmisi sabuk V adalah yang gunakan karena memiliki bberapa keunggulan, diantaranya adalah dapat digunakan pada putaran yang tinggi dan dapat dan dapat berfungsi sebagai pengaman jika terjadi beban berlebih pada sistem. Tujuan dari perhitungan sabuk pada mesin poless ini adalah untuk memastikan bahwa tegangan yang terjadi pada sabuk pada saat bekerja tidak melebihi tegangan ijin spesifikasi sabuk.
Beberapa metode perhitungan kekasaran permukaan, yaitu pertama dengan cara menghitung kekasaran rata-rata aritmetik (Arithmatical Mean Roughness) dari hasil kekasaran permukaan. Dari metode ini didapat hasil kekasaran 0.28 sampai dengan 0.48 um. Kedua dengan cara mencari puncak tertinggi dan lembah terendah (Maximum Peak) dari kekasaran dan diperoleh data 1.74 sampai dengan 1.54 um. Dan yang ketiga dengan menggunakan perhitungan rata-rata dari jumlah rata-rata 5 data tertinggi dan rata-rata dari 5 data terendah (Ten Point Mean Roughness), dan didapat hasilnya adalah 0.68 sampai dengan 0.78 um. Tujuan adalah untuk mengetahui proses penganalisaan kekasaran permukaan yang paling baik dan untuk mengetahui proses pengamplasan yang paling baik untuk dilakukan, dan diketahui bahwa proses analisa permukaan yang paling baik adalah analisa dengan menggunakan aritmatik (Aritmetical Mean Roughness) dan proses pengamplasannya adalah dengan menggunakan amplas 1200 dengan waktu 6 menit.