Abstak
Achmad Fiqri
181105010054
Individu dalam menjalani kehidupan dituntut untuk dapat mengatasi permasalahan
yang dihadapi yang timbul dari interaksinya dengan lingkungan sosial dan mampu
menampilkan diri sesuai dengan aturan atau norma yang berlaku. Norma dan aturan yang
berlaku pada setiap lingkungan berbeda-beda, hal ini menuntut individu mampu
menyesuaikan diri dilingkungan dimana berada, salah satunya di pondok pesantren.
Penyesuaian diri bukanlah hal yang mudah bagi setiap remaja. bahwa salah satu tugas
perkembangan masa remaja yang paling sulit berhubungan dengan penyesuaian sosial,
meskipun tidak semua remaja mengalami masa badai dan tekanan, namun sebagian besar
remaja mengalami ketidakstabilan dari waktu ke waktu sebagai konsekuensi dari usaha
penyesuaian diri pada pola perilaku baru dan harapan sosial yang baru. Hal ini tentunya
memicu timbulnya berbagai permasalahan bagi remaja pesantren. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat kecerdasaan emosi, kecerdasan sosial, serta tingkat penyesuaian
diri santri di Pondok Pesantren Fajrussalam Sentul Kabupaten Bogor. Selain itu penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan kecerdasan emosi dan kecerdasan
sosial dengan penyesuaian diri pada santri Pondok Pesantren Fajrussalam Sentul Kabupaten
Bogor. Sehingga dapat di peroleh persentase sejauh mana hubungan kecerdasan emosi dan
kecerdasan sosial dengan penyesuaian diri pada santri dalam kehidupan sehari- hari. Dalam
penelitian ini metode yang digunakan adalah metode korelasional, sehingga akan di peroleh
adakah hubungan antara variabel bebas (Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Sosial) dengan
variabel terikat (Penyesuaian Diri), subjek dalam penelitian ini yaitu santri kelas 2 TMI
Pondok Pesantren Fajrussalam sebanyak 80 santri. Hasil perhitungan koefisien korelasi
antara variabel kecerdasan emosi (X1), kecerdasan sosial (X2) dengan variabel penyesuaian
diri (Y) diperoleh nilai rhitung sebesar 0,985 (X1) dan 0,935 (X2). Demikian jika dibanding
nilai rhitung dengan rtabel, dengan mengambil taraf signifikansi 5?n derajat kebebasan
N – 2 = 80 – 2 = 78. Berdasarkan hasil ryx1x2 dan nilai rtabel pada taraf signifikansi 5%,
diperoleh hasil masing-masing yaitu rhitung sebesar 0,985 (X1), 0,935 (X2) dan rtabel
sebesar 0,227. Dengan demikian bahwa nilai rhitung > rtabel = 0,985 > 0,227 (X1) dan
0,935 > 0,227 (X2). Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya
terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosi (X1) dan kecerdasan sosial (X2)
terhadap penyesuaian diri (Y).
Kata Kunci: Kecerdasan Emosi, Kecerdasan Sosial, Penyesuaian Diri
Individuals in living life are required to be able to overcome the problems they
face that arise from their interactions with the social environment and are able to present
themselves in accordance with the rules or norms that apply. The norms and rules that apply
to each environment are different, this requires individuals to be able to adapt to the
environment in which they are located, one of which is in Islamic boarding schools.
Adjustment is not easy for every teenager. that one of the most difficult developmental tasks
of adolescence is related to social adjustment, although not all adolescents experience
stormy and stressful times, most adolescents experience instability from time to time as a
consequence of trying to adjust to new behavior patterns and new social expectations. . This
of course triggers the emergence of various problems for Islamic boarding school youth.
This research aims to determine the level of emotional intelligence, social intelligence, and
the level of self-adjustment of students at the Fajrussalam Islamic Boarding School, Sentul,
Bogor Regency. In addition, this study aims to determine the extent of the relationship
between emotional intelligence and social intelligence with self-adjustment in the students
of the Fajrussalam Sentul Islamic Boarding School, Bogor Regency. So that it can be
obtained the percentage of the relationship between emotional intelligence and social
intelligence with self-adjustment of students in everyday life. In this study the method used
was the correlational method, so that there would be a relationship between the independent
variables (Emotional Intelligence and Social Intelligence) and the dependent variable (Self
Adjustment). The subjects in this study were class 2 students of TMI Fajrussalam Islamic
Boarding School, as many as 80 students. The results of calculating the correlation
coefficient between emotional intelligence variables (X1), social intelligence (X2) and self
adjustment variables (Y) obtained rcount values of 0.985 (X1) and 0.935 (X2). Thus, if you
compare the value of rcount with rtable, by taking a significance level of 5% and degrees
of freedom N – 2 = 80 – 2 = 78. Based on the results of ryx1x2 and the value of rtable at a
significance level of 5%, the respective results are obtained, namely rcount of 0.985 (X1 ),
0.935 (X2) and a rtable of 0.227. Thus, the value of rcount > rtable = 0.985 > 0.227 (X1)
and 0.935 > 0.227 (X2). This shows that Ha is accepted and Ho is rejected, meaning that
there is a significant influence between emotional intelligence (X1) and social intelligence
(X2) on self-adjustment (Y).
Keywords: Emotional Intelligence, Social Intelligence, Adjustment