Abstak
Fikriyadi
131105150614
Wireless Local Area Network (WLAN) merupakan alternatif dalam mengatasi masalah pengkabelan dalam suatu jaringan lokal. Seringkali keamanan jaringan wireless yang dipasang masih menggunakan setting default bawaan vendor seperti SSID, IP Address, remote manajemen, DHCP enable, kanal frekuensi, tanpa enkripsi bahkan user atau password untuk administrasi wireless tersebut. Bagaimana cara kerja sistem keamanan WLAN yang tangguh, sistem keamanan yang paling umum diterapkan pada jaringan wireless pada saat ini adalah mulai dari pengamanan access point dengan menerapkan konsep MAC Filtering, menggunakan kunci pengamanan WPA/WPA2-PSK, dan autentikasi RADIUS server. Untuk melihat kualitas keamanan jaringan wireless LAN maka bagaimana cara analisa pengujian terhadap sistem keamanan yang ada dalam jaringan tersebut. Metode yang dapat digunakan dalam mengevaluasi jaringan wireless adalah dengan cara melakukan pengujian terhadap sistem dengan mensimulasikan bentuk-bentuk serangan terhadap jaringan wireless dengan metode Penetration Testing. Dengan melakukan 4 tahapan penelitian menggunakan metode penetration testing (i) tahap perencanaan, (ii) tahap penemuan, (iii) tahap serangan dan (iv) tahap laporan .Dari
tahap serangan (Cracking The Encryption, Bypassing MAC Address, Attacking The
Infrastructure dan MITM) menggunakan Kali Linux mendapatkan hasil dari empat jenis serangan yang dilakukan, hanya satu yang berstatus gagal yaitu pada jenis serangan cracking the encryption pada RADIUS server dikarenakan mengggunakan autentikasi captive portal.
Kata kunci : Penetration Testing, Wireless LAN, Sistem Keamanan