Abstak
Pencegahan risiko jatuh merupakan salah satu sasaran keselamatan pasien yang penting di
rumah sakit. Kepatuhan perawat dalam menerapkan prosedur pencegahan risiko jatuh
berperan dalam mengurangi risiko cedera dan meningkatkan keselamatan pasien selama
menjalani perawatan. Berdasarkan Theory of Planned Behavior (TPB), kepatuhan perawat
dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, perceived behavioral control (PBC), dan intensi.
Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan skor kepatuhan perawat berdasarkan sikap,
norma subjektif, perceived behavioral control (PBC), dan intensi dalam penerapan
pencegahan risiko jatuh di RSU Annisa Bogor Tahun 2026. Penelitian menggunakan
metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh
perawat pelaksana di ruang rawat inap RSU Annisa Bogor sebanyak 65 responden dengan
teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang mengukur sikap,
norma subjektif, perceived behavioral control (PBC), intensi, dan kepatuhan perawat.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann–Whitney U.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor kepatuhan perawat memiliki nilai rata-rata
sebesar 60,54, median 62,00, standar deviasi 4,79, dengan skor minimum 52 dan
maksimum 65. Sebagian besar responden memiliki sikap negatif sebanyak 34 responden
(52,3%), norma subjektif mendukung sebanyak 33 responden (50,8%), perceived
behavioral control (PBC) tinggi sebanyak 39 responden (60%), dan intensi baik sebanyak
46 responden (70,8%). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan skor kepatuhan
yang bermakna berdasarkan sikap (p-value = 0,001) dan norma subjektif (p-value = 0,001).
Sementara itu, tidak terdapat perbedaan skor kepatuhan yang bermakna berdasarkan
perceived behavioral control (PBC) (p-value = 0,146) dan intensi (p-value = 0,216).
Perawat dengan sikap positif dan norma subjektif yang mendukung cenderung memiliki
skor kepatuhan yang lebih tinggi dalam penerapan pencegahan risiko jatuh. Rumah sakit
disarankan meningkatkan pembinaan, supervisi, dan edukasi keselamatan pasien untuk
memperkuat sikap positif dan norma subjektif yang mendukung kepatuhan perawat dalam
penerapan pencegahan risiko jatuh.
Kata Kunci: Kepatuhan perawat, Pencegahan risiko jatuh, Keselamatan pasien, Theory of
planned behavior
Bahan Bacaan: 6 buku, 17 jurnal, 2 skripsi, dan 2 peraturan (tahun 2012–2025).