Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ESG Disclosure dan struktur
modal terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada
meningkatnya tuntutan transparansi keberlanjutan serta adanya ketidakkonsistenan
hasil penelitian terdahulu terkait hubungan ESG dan struktur modal terhadap
kinerja keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif
dengan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 10
perusahaan. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan tahunan
dan laporan keberlanjutan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan
regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara parsial ESG Disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja
keuangan perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa pengungkapan ESG di
Indonesia masih cenderung bersifat formalitas dan belum memberikan dampak
optimal terhadap profitabilitas. Sementara itu, struktur modal yang diproksikan
dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap kinerja
keuangan, hal ini menunjukkan bahwa penggunaan utang yang dikelola secara
optimal dapat mendukung peningkatan profitabilitas perusahaan melalui efek
leverage. Secara simultan, ESG Disclosure dan struktur modal berpengaruh
signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat
memberikan kontribusi bagi perusahaan dan investor dalam memahami pentingnya
pengelolaan ESG Disclosure dan struktur modal terhadap peningkatan kinerja
keuangan perusahaan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa struktur
modal memiliki peran yang lebih dominan dalam mempengaruhi kinerja keuangan
dibandingkan ESG Disclosure. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan
kualitas implementasi ESG serta mengelola struktur modal secara optimal guna
mendukung kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Kata kunci: ESG Disclosure, Kinerja Keuangan, Struktur Modal.