Abstak
Safira
211104021437
Penanganan fakir miskin merupakan prioritas dalampembangunan kesejahteraan
sosial di Kabupaten Bogor. Untuk mendukung program ini, pemerintah
mengalokasikan dana melalui Dinas Sosial Kabupaten Bogor, khususnya di bidang
Perlindungan dan Jaminan Sosial. Namun, efektivitas pengelolaan anggaran
seringkali menjadi sorotan akibat adanya perbedaan antara rencana anggaran dan
realisasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan analisis varians
dalam mengendalikan dana penanganan fakir miskin guna meningkatkan efisiensi
dan akuntabilitas pengelolaan anggaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan metode deskriptif, serta mengaplikasikan teknik analisis varians
(variance analysis) terhadap data anggaran dan realisasi pada Dinas Sosial
Kabupaten Bogor selama periode 2022–2024. Data diperoleh melalui dokumentasi
dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama tiga tahun berturut
turut, realisasi anggaran selalu berada di bawah pagu anggaran dengan varians
positif (favorable), masing-masing sebesar 9% (2022), 6% (2023), dan 4% (2024).
Selisih tersebut disebabkan oleh efisiensi dalam penggunaan dana, bukan karena
hambatan pelaksanaan program.Temuan ini menunjukkan bahwa analisis varians
dapat digunakan sebagai alat pengendalian yang efektif dalam mengidentifikasi
selisih anggaran, mengevaluasi kinerja pengelolaan dana, dan memberikan dasar
dalam perbaikan perencanaan anggaran tahun berikutnya. Penelitian ini juga
memberikan kontribusi praktis bagi instansi pemerintah dalam meningkatkan
transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik, serta menjadi referensi
dalam penerapan metode evaluasi anggaran di sektor sosial.
Kata kunci: Analisis Varians, Pengendalian Dana, Fakir Miskin, Perlindungan Sosial,
Dinas Sosial Kabupaten Bogor
Handling the poor is a priority in the development of social welfare in Bogor
Regency. To support this program, the government allocates funds through the
Bogor Regency Social Service, especially in the field of Social Protection and
Security. However, the effectiveness of budget management is often in the spotlight
due to the difference between the budget plan and its realization. This study aims
to analyze the role of variance analysis in controlling funds for handling the poor
in order to improve the efficiency and accountability of budget management. This
study uses a qualitative approach with a descriptive method, and applies variance
analysis techniques to budget data and realization at the Bogor Regency Social
Service during the 2022–2024 period. Data were obtained through documentation
and interviews. The results of the study show that for three consecutive years,
budget realization has always been below the budget ceiling with a positive
variance (favorable), respectively by 9% (2022), 6% (2023), and 4% (2024). The
difference is caused by efficiency in the use of funds, not because of obstacles to
program implementation. These findings indicate that variance analysis can be
used as an effective control tool in identifying budget differences, evaluating fund
management performance, and providing a basis for improving budget planning
for the following year. This study also provides practical contributions to
government agencies in increasing transparency and accountability in public
financial management, as well as being a reference in the application of budget
evaluation methods in the social sector.
Keywords: Variance Analysis, Fund Control, Poor, Social Protection, Bogor Regency Social Service