Abstak
Kelelahan kerja akan menurunkan kinerja dan menambah kesalahan
kerja. Menurunnya kinerja sama artinya dengan menurunnya produktivitas
kerja.Apabila tingkat produktivitas seorang tenaga kerja terganggu yang
disebabkan oleh faktor kelelahan fisik maupun psikis maka akibat yang
ditimbulkannya akan dirasakan oleh perusahaan berupa penurunan produktivitas
perusahaan.
Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan desain penelitian Cross
Sectional secara menggunakan uji statistik Chi – Square. Teknik pengambilan
sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel.
Populasi sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 pekerja. Pengambilan data
menggunakan instrumen kuesioner.
Berdasarkan penelitian ini bahwa ada hubungan antara kelelahan kerja,
umur, dan masa kerja dengan produktivitas kerja ( p-value <0,05).Sedangkan
untuk variabel status perkawinan dan indeks masa tubuh tidak ada hubungan
dengan produktivitas kerja (p-value> 0,05).
Dapat disimpulkan bahwa pekerja yang berumur > 30 tahun lebih cepat
mengalami kelelah kerja sehingga menurunkan produktivitas kerja.Diharapkan
agar pembagian tugas atau beban kerja disesuaikan dengan kemampuan fisik dan
kapasitas kerja dan membiasakan diri melakukan peregangan supaya tubuh tidak
terlalu lama dalam keadaan statis yang dapat mengakibatkan tenaga kerja
menjadi cepat lelah.
Kata Kunci : Kelelahan Kerja, umur , masa kerja,status perkawinan,indeks masa
tubuh, produktivitas kerja.