Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK MESIN
Judul STUDI EKSPERIMENTAL DISTRIBUSI TEGANGAN BAUT PADA KOPLING TETAP JENIS FLENS
Tahun 2021
Tanggal Input 16 Sep 2025, 11.13



Abstak

ABSTRAK
Sambungan baut pada kopling berfungsi untuk memindahkan gaya-gaya yang
bekerja pada titik penyambungan ke elemen – elemen. Tujuan dari penelitian ini
yaitu melakukan analisa torsi yang diterima oleh baut dan melakukan pengujian
dampak torsi terhadap sambungan baut. Pengujian ini dilakukan dengan
memvariasikan kecepatan perputaran motor dan jenis material sambungan baut
yang berbeda. Perhitungan secara teoritis berdasarkan besar daya 1500 watt dan
kecepatan perputan 1500 rpm, maka di dapatkan torsi motor 9,549 N.m, torsi roda
gigi 38,196 N.m dan trosi gearbox 2.291,76 N.m. Pada perhitungan sambungan
baut didapatkan gaya pembebanan 763.920 N dan tegangan geser yang terjadi
pada masing-masing baut 7,40 x 108 N/m2. Dari ketiga material baut yang
digunakan hanya baut dari material baja saja yang tegangan izinnya masih lebih
besar dari tegangan aktual yang terjadi, sehingga baut dari material baja aman
untuk digunakan. Pada pengujian ini didapatkan pula hasil dari pengaruh
kecepatan perputaran terhadap torsi pengendoran baut dan juga deformasi pada
baut secara visual. Untuk torsi pengendoran baut material baja masing-masing
berbeda, torsi pengendoran baut yang paling besar dialami oleh baut bagian B,
begitupun untuk setiap variasi kecepatan perputaran. Hasil deformasi secara visual
didapatkan bahwa pergeseran posisi baut pada masing-masing pengujian berbedabeda.
pergeseran posisi baut paling besar terjadi pada baut di posisi ‘b’ dengan
nilai pergeseran sebesar 1,94 mm pada kecepaatan 720 rpm. Adapun hubungan
kecepatan perputaran terhadap torsi pengendoran dan pergeseran posisi baut ialah
semakin besar kecepatan perputan motor maka torsi pengendoran dan pergeseran
posisi bautnya semakin besar pula.
Kata kunci : Kecepatan perputaran, torsi, deformasi


Preview