Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK SIPIL
Judul ANALISIS TUNDAAN AKIBAT PERLINTASAN SEBIDANG REL KERETA API
Tahun 2025
Tanggal Input 06 Oct 2025, 09.40



Abstak

ANALISIS TUNDAAN AKIBAT PERLINTASAN SEBIDANG REL
KERETA API Kota Depok termasuk salah satu kota penyangga ibu kota negara,
karena jaraknya hanya sekitar 29 km dari DKI Jakarta. Dengan banyaknya
kendaraan menjadikan kota Depok menjadi salah satu kota dengan tingkat
kemacetan sedang hingga tinggi. Kemacetan tersebut juga didukung dengan
masalah sistem jaringan jalan raya lainnya, yaitu tundaan yang terjadi akibat
perlintasan sebidang kereta api. Tujuan yang ingin dicapai melalui penulisan tugas
akhir ini adalah untuk menyelidiki penundaan yang muncul akibat adanya
persimpangan antara jalan dan rel kereta api di Jl.Raya Citayam, Kota Depok
dengan menggunakan metode gelombang kejut dan mencari perbandingan volume
lalu lintas antara hari kerja dan hari libur. Metode untuk dapat melakukan analisis
data, maka semua data yang dibutuhkan harus sudah diperoleh. Pengambilan data
arus/volume dan waktu tempuh dilakukan pada kondisi palang pintu perlintasan
terbuka dan tidak ada kereta yang melintas. Kemudian data arus/volume diolah
dengan menggunakan program Microsoft Excel. Nilai EKR digunakan untuk
mengubah satuan arus lalu lintas kendaraan menjadi Satuan Kendaraan Ringan
(SKR). Selanjutnya adalah menghitung kecepatan berdasarkan waktu tempuh yang
telah didapat. Selanjutnya mencari hubungan matematis antara arus, kecepatan, dan
kepadatan agar dapat memperoleh kecepatan saat arus bebas (Sff) dan kepadatan
(Dj). Nilai Sff dan Dj ini kemudian digunakan untuk mencari nilai VM dan DM.
Nilai VM dan DM ini kemudian digunakan untuk menghitung nilai gelombang
kejut. Nilai gelombang kejut yang diperoleh dapat digunakan untuk memperoleh
tundaan yang terjadi. Dari hasil analisa dan perhitungan volume arus lalu lintas pada
hari senin diperoleh sebesar 2349 smp/jam dan pada hari Minggu sebesar 2890
smp/jam, kerapatan arus lalu lintas diperoleh rata rata dalam dua hari sebesar 69.01
smp/km, kecepatan arus lalu lintas diperoleh rata rata dalam dua hari sebesar 19.05
km/jam, tundaan diperoleh durasi penutup palang pintu kereta api diperoleh waktu
tundaan sebesar 12 menit 13 detik. Hasil hubungan kecepatan dan kerapatan rata
rata dua hari dengan nilai terbesar menggunakan metode greenshield sebesar 19,20
km/jam, hubungan volume dan kecepatan rata rata dua hari dengan nilai terbesar
menggunakan metode greenshield sebesar 1194 smp/jam. Setelah melakukan
analisis gelombang kejut di perlintasan sebidang rel kereta api didapatkan hasil
gelombang kejut maju bentukan (?da) sebesar 17,00 km/jam, kecepatan
gelombang kejut mundur bentukan (?ab) -2,19 km/jam, kecepatan gelombang kejut
maju pemulihan (?dc) sebesar 15,23 km/jam, kecepatan gelombang kejut mundur
pemulihan (?cb) sebesar -3,95 km/jam, kecepatan gelombang kejut pemulihan
(?ac) sebesar 13,03 km/jam.

Kata kunci: Transportasi, perlintasan sebidang rel kereta api, greenshield,
gelombang kejut.