Abstak
Model Kurikulum Tahfidz dalam Menumbuhkan Karakter
Tanggung Jawab di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor
Dea Lovi
161104090125
Penelitian ini membahas tentang model kurikulum tahfidz dalam
menumbuhkan karakter tanggung jawab. Penelitian ini dilatarbelakangi karena
kurangnya rasa gemar membaca Al-Qur’an pada masyarakat termasuk anak-anak
zaman sekarang yang selalu bermain gadget, rendahnya kualitas santri dalam
membaca dan menghafal Al-Qur’an, serta kurangnya rasa tanggung jawab dalam
diri
santri. Sehingga diperlukan sebuah kurikulum atau rencana untuk
mengoptimalkan kegiatan tahfidz Al-Qur’an dengan kualitas membaca Al-Qur’an
dengan baik dan benar, sehingga melalui kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa
tanggung jawab terhadap hafalannya dan juga pada kegiatan lainnya. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui model pengetahuan kurikulum Tahfidz dalam
menumbuhkan karakter tanggung jawab.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan
pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh menggunakan wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Uji keabsahan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber,
metode, dan waktu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum tahfidz di Pondok
Pesantren Darul Muttaqien Bogor memadukan kurikulum pendis kemenag dan
kurikulum kepesantrenan. Penerapan Kurikulum tahfidz dan karakter tanggung
jawab saling berkaitan satu sama lain. Dari kegiatan tahfidz mampu
menumbuhkan karakter tanggung jawab santri, berdasrkan dari proses kegiatan
tahfidz dan keberhasilan mereka dalam menyelesaikan target hafalannya minimal
satu juz pertahun, namun pada umumnya santri mampu menghafal melebih target
yang telah ditentukan, dan kemudian hal tersebut berpengaruh pada tanggung
jawab kegiatan lainnya. Semoga melalui program tahfidz ini bukan hanya mampu
menumbuhkan karakter tanggung jawab saja, namun juga karakter-karakter dasar
yang lain bagi santri Darul Muttaqien. Model kurikulum ini termasuk kedalam
model kurikulum humanistik yang menekankan pengembangan kepribadian
peserta didik secara utuh dan seimbang. Dengan demikian, melalui kegiatan
tahfidz santri nampak memiliki karakter tanggung jawab. Hal ini terlihat pada
perilaku santri selama kegiatan menyelesaikan target hafalannya dan kegiatan
sehari-hari baik di sekolah mapupun di asrama.
Kata kunci: kurikulum tahfidz, karakter, tanggung jawab