Abstak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter religius
siswa di tengah perkembangan teknologi dan pengaruh budaya luar yang memengaruhi
perilaku peserta didik. Masih ditemukan siswa yang kurang menunjukkan sikap hormat
kepada guru, kurang membiasakan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun), serta
belum optimal dalam menerapkan nilai-nilai religius di sekolah. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan pembiasaan budaya sekolah dengan karakter religius siswa di
SMAN 1 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
korelasi. Populasi penelitian berjumlah 466 siswa kelas X dengan sampel sebanyak 47
responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Teknik
pengumpulan data menggunakan angket. Variabel budaya sekolah meliputi senyum, salam,
sapa, sopan, dan santun, sedangkan karakter religius mengacu pada dimensi Glock dan
Stark yaitu keyakinan, praktik keagamaan, penghayatan, pengetahuan, dan pengamalan.
Data dianalisis menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat
hubungan positif dan signifikan antara pembiasaan budaya sekolah dengan karakter
religius siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,583 dan nilai signifikansi 0,00. Arah
hubungan bersifat positif, artinya semakin baik pembiasaan budaya sekolah 5S diterapkan
maka semakin tinggi karakter religius siswa.
Kata kunci: Budaya Sekolah, Karakter Religius, 5S, Korelasi.