Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK MESIN
Judul PERANCANGAN POROS DAN BEARING PADA MESIN POLES DAN ANALISA PEMOLESAN PADA BAHAN BAJA S50C
Tahun 2007
Tanggal Input 17 Dec 2025, 09.40



Abstak

Nasikin
E21E017511
Pemolesan adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk meratakan dan menghaluskan permukaan specimen, sehingga mikroskop metalurgrafi dapat memperlihatkan/menunjukkan hasil visual yang optimal dari specimen tersebut. Hasil polesan yang baik hanya mampu didapat menggunakan alat poles yang bekerja dengan menggosokan media poles berupa amplas terhadap specimen. Poros dibangun dari bahan S30C, dengan diameter 20mm. Poros menerima tiga beban berbeda yaitu beban aksial dari benda kerja, beban radial dari putaran puli, dan beban torsi dari momen benda kerja. Bearing menggunakan single deep groove ball bearing, yang berdiameter dalam 20 mm dan diameter luar 47 mm. Analisa unjuk kerja alat dilakukan terhadap specimen S50C dengan kekerasan 20 HRc, pemolesan menggunakan amplas dengan kekasaran #600 dan #1200. Pada pengoperasiannya, diberikan tekanan kerja sebesar 20 g/cm atau setara dengan 2000 N/m. Proses poles tersebut dilakukan dalam variasi waktu 2, 4 dan 6 6 menit, dengan putaran mesin 518 rpm. Hasil terbaik dari variasi amplas dan waktu yang digunakan adalah amplas dengan kekasaran #600 dengan lama pemolesa 2 menit. Kekasaran permukaan yang dicapai adalah 0.34 Ra. Semakin lama waktu pemolesan tidak membuat benda kerja smakin halus, demikian juga penggunaan amplas yang terlalu halus juga membuat hasil pemolesan kurang maksimal. Pada perhitungan untuk komponen poros diperoleh diameter 15.3 mm, dan dipilih diameter 20 mm untuk penyesuaian terhadap bearing yang tersedia. Bearing sendiri mampu menahan beban kerja maksimal dalam kurun waktu penggantian per 4 tahun, dengan asumsi alat tersebut bekerja 10 jam/hari.


Preview