Abstak
Putri Pemata Sari
18110401597
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi financial distress
pada perusahaan sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia tahun 2016-2020 dan mengetahui model mana yang paling akurat dalam
memprediksi financial distress diantara model Springate, Grover dan Zmijewski.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan
menggunakan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan perusahaan dengan
sampel sebanyak 7 perusahaan dari 29 populasi yang dipilih dengan teknik purposive
sampling dan random sampling dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan. Hasil
dalam penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan terdapat beberapa perusahaan
sub sektor perdagangan eceran yang berpotensi mengalami financial distress bahkan
berpotensi mengalami kebangkrutan karena keadaan keuangan yang buruk serta
perusahaan yang tidak mampu membayarkan hutangnya dalam kurun waktu tertentu.
Dalam hasil penelitian ini terdapat satu perusahaan yang di prediksi berpotensi
mengalami kebangkrutan yaitu PT. Trikomsel Indonesia Tbk karena dalam prediksi
ketiga model Springate,Grover maupun Zmijewski, perusahaan tersebut diprediksi
mengalami financial distress selama 5 tahun berturut-turut. Hasil perhitungan akurasi
ketiga model tersebut adalah tingkat keakuratan tertinggi yaitu berada pada model
Zmijewski dengan tingkat akurasi sebesar 82,85?ngan type erorr 17,14%, tingkat
akurasi tertinggi kedua adalah pada model Springate yaitu sebesar 80?ngan nilai
type error 20%. Akurasi terendah ada pada model Grover yaitu sebesar 71,43?ngan type error 28,57%.
Kata Kunci: financial distress, springate, grover, zmijewski dan laporan keuangan.