Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Program Studi GIZI
Judul KADAR ETANOL TAPE SINGKONG DI BOGOR TENGAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN KARAKTERISTIK PRODUKSI SERTA KAJIANNYA TERHADAP STANDAR HALAL
Tahun 2026
Tanggal Input 24 Sep 2026, 13.43



Abstak

Tape singkong merupakan pangan tradisional hasil fermentasi yang dalam
proses pembuatannya dapat menghasilkan etanol. Kadar etanol pada tape singkong
dapat dipengaruhi oleh seperti konsentrasi ragi, durasi fermentasi, dan durasi
penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar etanol tape singkong
yang beredar di Bogor Tengah, mengetahui hubungan karakteristik tape singkong
dengan kadar etanol, serta mengkaji hasil kadar etanol berdasarkan standar halal.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan
cross-sectional. Sampel penelitian berupa 15 tape singkong yang diperoleh dari
pedagang di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, dengan teknik kuota sampling.
Kadar etanol dianalisis menggunakan metode Gas Chromatography (GC), data
karakteristik tape singkong diperoleh melalui wawancara kepada produsen.
Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kadar etanol tape singkong berkisar antara 1,92%
hingga 9,81%. Konsentrasi ragi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan
kadar etanol (p=0,649; r=-0,128). Durasi fermentasi total menunjukkan hubungan
positif dan signifikan dengan kadar etanol (p=0,008; r=0,659) dan durasi penyimpanan
menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan kadar etanol (p=0,014; r=0,619).
Kadar etanol seluruh sampel berada di atas 0,5%. Berdasarkan Fatwa Majelis
Ulama Indonesia Nomor 10 Tahun 2018 tape singkong dapat berstatus halal selama
tidak menggunakan bahan yang haram dan tidak membahayakan secara medis. Hasil
kadar etanol perlu menjadi bahan pertimbangan dalam aspek keamanan pangan dan
kajian kehalalan tape singkong.

Kata kunci: tape singkong, etanol, konsentrasi ragi, durasi fermentasi, durasi
penyimpanan, halal.


Preview