Abstak
Dera Permaisela
141104080413
Salah satu bidang yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan
masyarakat adalah wakaf, terutama masyarakat muslim di Indonesia. Di
Indonesia, kegiatan wakaf dikenal seiring dengan perkembangan dakwah Islam.
Disarnping melakukan dakAvah Islam, para ulamajuga sekaligus memperkenalkan
ajaran wakaf. Dalarn perwakafan, pengelola wakaf atau nazhir sangat
membutuhkan manajemen dalam menjelaskan tugasnya. Manajemen ini
digunakan untuk mengatur kegiatan pengelolaan wakafproduktifpada aset wakaf
secara baik hingga memberi kemakmuran pada ekonomi masyarakat (SDM).
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengurnpulan data
menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap manajemen wakaf
produktif Kebun Sengon Sentul Bogor Dompet Dhuafa Republika. Analisis data
menggunakan analisis SWOT dan proses analisis ini memberikan hasil mengenai
kelemahan dan kekuatan serta peluang dan ancaman pada Dompet Dhuafa
Republika dan Kebun Sengon.
Hasil penelitian •ini memperlihatkan praktek dan manajemen wakaf
produktif di Kebun Sengon. Dalam pengalokasian dana aset wakaf produktif ini
akan diterima pada tahun 2020 ketika Kebun Sengon telah panen, dan sepenuhnya
diserahkan kepada Dompet Dhuafa. Strategi-strategi yang dilakukan oleh Dompet
Dhuafa dan pengurus Kebun Sengon untuk meminimalkan kelemahan dan
ancaman yaitu mempertahankan segala strategi terbaik dan terus menciptakan
strategi-strategi baru agar produksi penanaman pohon sengon bisa memberikan
banyak manfaat kepada masyarakat maupun pemerintah.
Kata Kunci: Manajemen, Wakan Manajemen Wakafproduklif: Kebun Sengon