Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Program Studi KESEHATAN MASYARAKAT
Judul EVALUASI PELAKSANAAN MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI PT PABATON WONGSO USAHA TAHUN 2025
Tahun 2025
Tanggal Input 11 Oct 2025, 11.19



Abstak

Manajemen logistik obat adalah aspek penting dalam memastikan
ketersediaan dan kualitas produk farmasi agar dapat diterima di fasilitas kesehatan
dengan aman dan tepat waktu. PT Pabaton Wongso Usaha sebagai distributor
besar farmasi memiliki kewajiban untuk menerapkan prinsip Cara Distribusi Obat
yang Baik (CDOB).
Penelitian ini bertujuan untuk menilai pelaksanaan manajemen logistik obat
di PT Pabaton Wongso Usaha yang mencakup proses pengadaan, penyimpanan,
distribusi, dan pengembalian obat. Studi ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam dan observasi. Wawancara mendalam dilakukan terhadap
14 informan, yaitu apoteker penanggung jawab, staf gudang, distribusi,
administrasi, fakturis, tax officer, dan asisten apoteker apotek. Instrumen yang
digunakan adalah pedoman wawancara dan observasi. Data dianalisis dengan
melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengadaan obat masih
dilakukan secara manual tanpa menggunakan sistem elektronik seperti EMOS.
Dalam penyimpanan, fasilitas belum dilengkapi dengan pendingin khusus seperti
ambient, cool room, dan cold room karena belum memiliki produk rantai dingin,
dan belum ada sensor suhu otomatis. Proses distribusi telah mengikuti prosedur
operasional baku, tetapi belum terdapat sistem pelacakan digital. Sementara itu,
sistem pengembalian obat bersifat reaktif dan belum terintegrasi secara elektronik.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen logistik obat di PT.
Pabaton Wongso Usaha sudah memenuhi beberapa prinsip CDOB, tetapi masih
memerlukan peningkatan dalam aspek teknologi, fasilitas penyimpanan, dan
laporan digital. Rekomendasi yang diberikan meliputi penguatan sistem digital
seperti (EMOS), penyediaan sarana penyimpanan yang sesuai dengan CDOB,
serta pelatihan berkesinambungan bagi seluruh staf logistik.

Kata Kunci: CDOB, manajemen logistik, obat