Abstak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan
kerja terhadap kinerja pegawai pada Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wilayah V.
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya permasalahan kinerja pegawai
yang belum optimal, seperti rendahnya kedisiplinan dalam kehadiran dan ketepatan
waktu, serta kondisi lingkungan kerja yang belum sepenuhnya mendukung aktivitas
kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan
asosiatif. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari disiplin kerja (X1)
dan lingkungan kerja (X2), sedangkan variabel dependen yaitu kinerja pegawai (Y).
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner pada pegawai
BPP Wilayah V. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BPP Wilayah
V sebanyak 33 pegawai. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah
pengambilan sampel jenuh, dengan seluruh jumlah populasi yang tersedia, yaitu
sebanyak 33 pegawai. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji
asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja pegawai. Sementara itu, lingkungan kerja berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, disiplin kerja dan lingkungan
kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Balai Penyuluhan
Pertanian (BPP) Wilayah V. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut
saling mendukung dalam meningkatkan kinerja pegawai. Berdasarkan hasil
penelitian, instansi disarankan untuk meningkatkan kualitas lingkungan kerja
melalui perbaikan fasilitas dan sarana kerja, serta tetap meningkatkan pengawasan
terhadap disiplin pegawai guna mendukung peningkatan kinerja pegawai.
Kata Kunci: Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja, Kinerja Pegawai.