Abstak
Untuk bisa menghasilkan analisis yang akurat, insiyur struktur harus memperoleh informasi mengenai beban struktur , kondisi tumpuan , dan sifat bahan. Hasil dari analisis biasanya berupa reaksi tumpuan, tegangan, geser, momen, puntir dan perpindahan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh nilai tegangan pada komponen-komponen alat uji torsi dan memperoleh nilai torsi maksimum yang mampu ditahan oleh alat uji. Penelitian ini dilakukan berdsarkan perhitungan secara toeritis untuk mengetahui torsi yang terjadi berdasarkan besar daya 1500 watt dan kecepatan peprputan 1500rpm, maka didapatkan torsi motor 9,549N.m, torsi roda gigi 38,196 N.m dan torsi gearbox 2.291 ,76 N.m . Gaya pembebanan yang terjadi pada kopling 71.617,5 N.m Baud kopling 458.352 N, pasak kopling 143.232 N dan poros 143.235x10³ N. Sedangkan tegangan geser yang terjadi pada masing-masing komponen adalah
22.262x10 6 N/m2 pada kopling , 120,643x10 3 N/m2 pada poros. Beradsarkan analisa perhitungan teoritis pada frame alat uji torsi reaksi akibat momen di titik A adalah 95,824 N dan reaksi akibat momen di titik B adalah 100,307 N, untuk nilai momen pada titik C (Mc) sebesar 22,0395 N.m dan momen pada titik D (Md) sebesar 15,0457 N.m.
Kata kunci : :Torsi, gaya pembebanan, tegangan geser, momen.