Abstak
Agus Dermawan
17110512076
ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH (Studi
Kasus: Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor) Dinding
penahan tanah merupakan dinding yang digunakan untuk menahan beban tanah
secara vertikal ataupun terhadap kemiringan tertentu yang berfungsi untuk menahan
tanah serta mencegahnya dari bahaya kelongsoran sehingga perlu menghitung dan
merencanakan kestabilan dari struktur pada dinding penahan tanah agar mampu
menahan beban dari tanah dan pengaruh beban luar. Tujuan dari penelitian ini
adalah merencanakan dinding penahan tanah serta menganalisis kestabilitasan
dinding penahan tanah agar aman terhadap kondisi geser, guling dan kapasitas daya
dukung tanah. Metode yang dilakukan untuk menganalisis stabilitas dalam keadaan
statis menggunakan metode Rankine. Penelitian ini dilakukan di Kp. Dampit, Desa
Mekarjaya, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Berdasarkan data pengujian
tanah didapatkan hasil berat jenis tanah basah (??) 2,06 gr/cm3, Berat jenis tanah
kering (??) 1,90 gr/cm3, sudut geser dalam tanah (?) 36,90o, kohesi tanah (c) 2,00
kg/cm2 serta beban mati merata (q) berdasarkan beban yang bekerja di atas tanah
aktif dinding penahan tanah terdapat rumah maka digunakan beban merata rumah,
SNI 1727:2013, ruang pribadi 1,92 kN/m2, ruang publik dan koridor 4,79 kN/m2.
Rencana Desain dinding penahan tanah yang direncanakan dengan tinggi (H)= 4,3
m, lebar atas (ba)= 0,4 m, lebar dinding bawah (bb)= 0,6 m, tebal kaki tumit (D)=
0,8 m, dan lebar plat dinding penahan tanah (D)= 0,8 m. Hasil analisis menunjukan
stabilitas terhadap guling Fs = 1,6 < 1,5 (aman) stabilitas terhadap geser Fs = 6,5 <
1,5 (aman), dan analisis stabilitas daya dukung tanah didapat qtoe = 105,9933
kN/m2 < Qall 53869,0161 kN/m2 (aman) untuk tegangan q hell 2,1 kN/m² > 0
(lebih dari 0 , hasil aman ).
Kata Kunci : Dinding penahan tanah, penggerusan, Metode Rankine, stabilitas