Abstak
Muhammad Akbar Sudrajat, NPM 191105010286. Peran Guru Ngaji Dalam
Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Melalui Metode Sorogan Di
Kampung Hanjuang Cisarua Kabupaten Bogor. Program Studi Pendidikan Agama
Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor.
Pada dasarnya peran guru ngaji di kampung Hanjuang sebagai sosok yang
diharapkan mampu memberikan jalan keluar dalam permasalahan di masyarakat
dan sebagai pembimbing untuk urusan akhirat khususnya dalam memberikan
pengajaran Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an perlu dikembangkan dan perlu
diajarkan dikalangan masyarakat muslim dari anak-anak sampai dewasa. Oleh
sebab itu sangat perlu adanya suatu pendidikan dan pengajaran mengenai metode
dan cara-cara pemahaman membaca Al-Qur’an terutama peran guru dalam
meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan peran guru ngaji dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-
Qur’an, pelaksanaan metode sorogan dalam membaca Al-Qur’an dan hasil
pelaksanaan metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-
Qur’an di kampung Hanjuang Cisarua Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa Guru ngaji di Kampung Hanjuang dalam
meningkatkan Kemampuan membaca Al-Qur’an anak sudah mampu menjalankan
perannya dengan baik karena melihat dari hasil penelitian yang telah dilakukan,
guru-guru ngaji telah melakukan banyak hal dalam proses pembelajaran. Proses
pelaksanaan membaca Al-Qur’an dengan menggunakan metode sorogan setiap
anak mendapatkan kesempatan untuk berhadapan dan belajar langsung dengan
guru. Selain itu guru dapat membimbing, mengawasi, dan menilai kemampuan
kemampuan anak secara langsung. Hasil belajar menggunakan metode sorogan
dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an yaitu mengalami
peningkatan dalam hal belajar membaca Al-Qur’an.
Kata kunci: Kemampuan Membaca Al-Qur’an, Metode Sorogan, Peran Guru