Abstak
Industri kosmetik di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya
kesadaran perempuan akan penampilan. Tren halal beauty juga mendorong
tingginya permintaan kosmetik halal, salah satunya Wardah yang dikenal
dengan strategi Islamic branding melalui nama brand yang Islami, label
halal, dan brand ambassador berhijab. Meski demikian, banyak konsumen
masih memilih kosmetik impor ilegal tanpa label halal karena harga yang
lebih terjangkau. Di era digital, electronic word of mouth oleh youtube
beauty vlogger turut mempengaruhi keputusan pembelian, namun harga tetap
menjadi pertimbangan utama konsumen dalam membeli kosmetik Wardah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan
simultan dari Islamic branding, electronic word of mouth oleh youtube
beauty vlogger dan harga terhadap keputusan pembelian konsumen kosmetik
Wardah di Bogor. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan
sampel 200 responden dan metode pengambilan sampel menggunakan
probability sampling dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis
data menggunakan metode SEM-PLS (Structural Equation Modelling
Partial Least Square) melalui software SmartPLS 4.0. Penelitian ini
menunjukan bahwa Islamic branding berpengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan pembelian konsumen kosmetik Wardah di Bogor,
electronic word of mouth oleh youtube beauty vlogger berpengaruh positif
dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen kosmetik Wardah di
Bogor serta harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
pembelian konsumen kosmetik Wardah di Bogor. Secara simultan Islamic
branding, electronic word of mouth oleh youtube beauty vlogger dan harga
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen
kosmetik Wardah di Bogor.
Kata Kunci: Islamic Branding, Electronic Word Of Mouth, Harga,
Keputusan Pembelian, Kosmetik Wardah