Abstak
Anis Setiawati
201105010936
Pembiasaan merupakan salah satu cara yang efektif untuk menumbuhkan kemampuan
membaca Al-Qur’an, karena siswa dilatih dan biasakan untuk melakukannya setiap hari.
Untuk meningkatkan pembiasaan diperlukan adanya seorang guru atau yang disebut
dengan ustadz, dengan kompetensi kepribadian yang dimiliki ustadz maka guru menjadi
sosok yang digugu dan ditiru oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kompetensi kepribadian ustadz, penerapan pembiasaan membaca Al-Qur’an anggota
Rohis, dan pengaruh kompetensi kepribadian ustadz terhadap pembiasaan membaca Al
Qur’an anggota Rohis di SMPN 1 Bogor.
Penelitian ini ditujukan pada anggota Rohis di SMPN 1 Bogor dengan populasi dan
sampel yang sama yaitu 42 peserta didik. Penelitan ini menggunakan metode deskriptif
dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan menggunakan skala likert. Teknik analisa menggunakan korelasi product moment pada taraf signifikan sebesar 5 %. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, angket/ kuesioner, dan observasi.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi kepribadian Ustadz
di SMPN 1 Bogor 87,8 ?ngan kategori “sangat baik”, 2) Pembiasaan membaca Al
Qur’an anggota Rohis di SMPN 1 Bogor tahun 2023/2024 sebesar 80,9 ?ngan kategori
“sangat baik”, 3) terdapat pengaruh kompetensi kepribadian Ustadz terhadap pembiasaan membaca Al-Qur’an anggota Rohis di SMPN 1 Bogor dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,541. Hal ini dibuktikan dengan uji korelasi dengan nilai thitung> ttabel (4,067> 2,021) dan signifikansinya lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Hasil pergitungan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,292. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh kompetensi kepribadian Ustadz terhadap pembiasaan membaca Al-Qur’an anggota Rohis di SMPN 1 Bogor adalah sebesar 29,2 % sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
Kata kunci: Kompetensi kepribadian, pembiasaan membaca Al-Qur’an.