Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK INFORMATIKA
Judul ANALISIS DAYA TARIK OBJEK WISATA BERDASARKAN KECUKUPAN INFORMASI DI KAWASAN GEOPARK BOGOR HALIMUN SALAK MENGGUNAKAN METODE CPI (COMPOSITE PERFORMANCE INDEX)
Tahun 2025
Tanggal Input 25 Nov 2025, 08.55



Abstak

Pengembangan pariwisata di Indonesia menghadapi tantangan utama
berupa minimnya kecukupan informasi, khususnya pada objek wisata di kawasan
Geopark Bogor Halimun Salak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan
mengevaluasi kecukupan informasi pada objek wisata yang ada di kawasan
Geopark Bogor Halimun salak menggunakan metode Composite Performance
Index (CPI). Hasil perhitungan dan klasifikasi objek wisata divisualisasikan dalam
bentuk WebGIS agar informasi dapat diakses secara interaktif oleh masyarakat dan
pengelola Geopark. Studi kasus dilakukan pada 5 kecamatan dan 36 objek wisata
yang menjadi prioritas untuk promosi daya tarik wisata di kawasan Geopark Bogor
Halimun Salak. Analisis dilakukan menggunakan metode CPI yang mengukur tujuh
kriteria yaitu jenis objek, jarak, biaya, aktivitas, deskripsi, kelengkapan, dan
kebaharuan informasi. Hasil perhitungan CPI menunjukkan bahwa objek wisata
dengan informasi paling lengkap seperti Curug Nangka yang mendapatkan skor
86,29, The Highland Park Resort dengan skor 85,21 dan Curug Batu Ampar dengan
skor 84,31. Sedangkan objek dengan minim informasi menempati peringkat bawah
seperti Persawahan Terasering Malasari yang mendapatkan skor 31,77. Penelitian
ini berhasil menunjukkan bahwa metode CPI memiliki kapabilitas untuk
mengklasifikasikan titik – titik objek wisata, yang masing – masing
merepresentasikan tingkat kecukupan informasi.
Sistem Web GIS memvisualisasikan hasil CPI dengan klasifikasi
tiga tingkat kelengkapan informasi menggunakan kode
warna, yaitu warna hijau (lengkap, peringkat 1-12), warna
kuning (cukup lengkap, peringkat 13-24) dan warna merah (kurang lengkap,
peringkat 25-36), sehingga mempermudah identifikasi kualitas informasi objek
wisata secara spasial. Penelitian ini menegaskan bahwa kecukupan informasi
merupakan faktor kunci dalam pengembangan dan promosi pariwisata yang
berkelanjutan, serta mendorong perlunya digitalisasi informasi wisata berbasis
spasial di Geopark Bogor Halimun Salak.

Kata Kunci: Analisis Spasial, Composite Performance Index, Informasi
Pariwisata, Geopark Bogor Halimun Salak, WebGIS, Daya Tarik
Wisata