Abstak
Afifah Azzahro (191105010414), Pengaruh Penggunaan Metode Talaqqi
Dalam Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Kelas X Di Sekolah SMA
Dwiwarna.
Dalam pelaksanaan pembelajaran diperlukan sebuah metode pembelajaran
yang dapat sesuai dengan keadaan siswa dan lingkungan sekolah, agar materi
lebih mudah tersampaikan dengan jelas dan baik, sehingga tujuan pembelajaran
dapat tercapai, sebab proses pembelajaran terlaksana dengan baik. Dalam
pembelajaran PAI, membaca Al-Qur’an menjadi kualitas yang dimiliki seorang
muslim, namun perlu adanya metode yang sesuai, agar meningkatkan kemampuan
(kelancaran) siswa dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan
penelitian kuantitatif eksperimen, yang bertujuan untuk pengetahui pengaruh yang
dicapai dari penggunaan metode talaqqi dalam mempelajari Al-Qur’an, dengan
melakukan penilaian pretes dan postes pada bacaan siswa, peneliti berharap
metode talaqqi dapat berpengaruh dalam kemampuan (kelancaran) membaca Al
Qur’an siswa. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan hasil, bahwa
adanya peningkatan dari hasil penilaian pretes dan postes siswa, dalam membaca
Al-Qur’an dihasilkan rata rata nilai pretes yaitu 77.01 dan rata rata nilai postes
80.99, berdasarkan hasil hitungan SPSS.21, dengan uji hipotesis paired sampel t
test bahwa sig 0,000 < 0,05 (sig kurang dari 0,05), sehingga hal ini menunjukan,
bahwa metode talaqqi dapat mempengaruhi kemampuan bacaan Al-Qur’an siswa,
sehingga siswa lebih mudah memahami bacaan dan meningkatnya kelancaran
membaca Al-Qur’an. Namun adanya kelemahan metode talaqqi, dalam proses
penggunaannya, waktu pelaksanaannya, perlu pengelompokan siswa, dan
perhatian lebih dari guru, sehingga menjadi tanggung jawab guru/pembina untuk
mengatur dan mengelola.
Kata kunci: Metode Talaqqi; Membaca Al-Qur’an.