Abstak
GAMBARAN PERILAKU POLA MAKAN TERHADAP
GEJALA DISPEPSIA PADA SISWA MTS PERSIS 1 BOGOR
TAHUN 2021
ROBBANIE NUGRAHA
Latar Belakang : Dispepsia adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan
nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas atau dada yang biasanya
timbul setelah makan. Dispepsia adalah penyakit kronik yang biasanya
berlangsung bertahun-tahun atau bahkan seumur hidup. Dispepsia berada pada
peringkat ke-10 dengan proporsi 1,5% untuk kategori 10 jenis penyakit terbesar
pada pasien rawat jalan di seluruh rumah sakit di Indonesia. Apabila tidak
ditangani dengan serius maka pada Tahun 2020 proporsi angka kematian akibat
penyakit tidak menular seperti dispepsia akan terus meningkat menjadi 73?n
proporsi kesakitan menjadi 60% di dunia. Karakteristik anak sekolah secara
kebiasaan anak sering tidak sarapan dan menggantinya dengan makanan jajanan
sekolah yang mengandung kalori atau zat gizi yang rendah. Gangguan pencernaan
pada umumnya terjadi karena kebiasaan anak yang suka mengkonsumsi makanan
sembarangan sehingga berakibat fatal dan menyebabkan terkena gangguan
pencernaan. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh Gambaran Perilaku Pola
Makan Terhadap Gejala Dispepsia Pada Siswa MTs PERSIS 1 Bogor Tahun 2021
Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kualitatif karena dilakukan
untuk memberikan penjelasan mengenai sebuah fenomena yang nantinya akan
mengkontruksi suatu teori yang berkaitan dengan fenomena tersebut berdasarkan
semua variabel. Sedangkan tipe penelitian adalah studi kasus karena bermaksud
untuk memperoleh gambaran perilaku pola makan terhadap gejala dispepsia.
Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara mendalam yaitu
seluruh informan inti diberikan pertanyaan yang sama dan diperiksa kembali
melalui informan kunci. Penelitian ini telah dilakukan di Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Ibn Khaldun dari bulan September 2021 sampai dengan bulan Maret
2022.
Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian informan untuk variabel
pengetahuan sebagian informan sudah mengetahui terkait definisi dispepsia, untuk
variabel sikap terbilang cukup baik dalam pemahaman terkait dispepsia,
sedangkan pada variabel tindakan yang tergolong kurang baik karena informan
masih melakukan perilaku yang dapat menyebabkan timbulnya gejala dispepsia.
Hal tersebut dikuatkan pada variabel pola makan yang belum tergolong baik tetapi
tidak sampai pada kategori kurang baik.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian informan pada variabel pengetahuan
tergolong baik, pada variabel sikap cukup baik, sedangkan pada variabel tindakan
kurang baik dan pada variabel pola makan tergolong cukup baik.
Kata kunci : Perilaku, Pola Makan, Dispepsia