Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK MESIN
Judul PEMANFAATAN SERAT SABUT KELAPA SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF ABS PADA KOMPOSIT RESIN POLYESTER UNTUK APLIKASI FRAME DRONE
Tahun 2021
Tanggal Input 21 Jun 2025, 11.20



Abstak

PEMANFAATAN SERAT SABUT KELAPA SEBAGAI
MATERIAL ALTERNATIF ABS PADA KOMPOSIT RESIN
POLYESTER UNTUK APLIKASI FRAME DRONE
Andre Yahya1, Setya Permana Sutisna1 Edi Sutoyo2
1)laboratorium Sistem Kontrol dan Nano Teknologi
Program Studi Teknik Mesin
Fakultas Teknik, Universitas Ibn Khaldun Bogor
Email : andreyahya17@gmail.com
ABSTRAK
Teknologi modern pada bahan konstruksi frame drone dituntut untuk dapat
menemukan bahan-bahan yang ringan namun memiliki daya tahan (kekuatan) yang
tinggi. Bahan dengan karakter seperti ini sangat banyak manfaatnya, terutama
dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk badan frame drone. Dalam penelitian ini,
dipaparkan tentang karakteristik mekanik komposit serat serabut kelapa dengan
variasi arah serat yang bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik, regangan, tenaga
patah dan harga keuletannya dengan memanfaatkan bahan sisa dari buah kelapa.
Langkah awal dalam pembuatan komposit berpenguat serat serabut kelapa ini
menggunakan cetakan kaca yang berukuran 30 x 20 x 0,5cm. Serabut kelapa yang
digunakan sebagai penguat komposit ini dengan menggunakan resin merk Yukalac
235 dengan jenis resin polyester tipe 157 BTQN-EX dan katalis Metyl Etyl Keton
Peroksida (MEKPO). Perbandingan Matriks dengan Serat adalah 85% : 15?n
70% : 30%. Standar benda uji menggunakan ASTM D3039 kecuali pada tebal
spesimen. Pengujian dilakukan sebanyak 5 kali dari variasi yaitu matriks, komposit
arah serat sejajar dan komposit arah serat silang. Pengujian komposit dilakukan di
Laboratorium Biomaterial LIPI Cibinong. Berdasarkan hasil penelitian, dapat
disimpulkan bahwa kekuatan tarik matrik adalah 30,30 MPa dan regangan 2,35%.
Sedangkan yang menggunakan serat sejajar 15% memiliki kuat tarik 29,46 MPa dan
regangan 2,36?n serat sejajar 30% memiliki kuat tarik 30,31 MPa dan
regangan 2,38% yang hampir sama dengan matrik. Komposit dengan variasi arah
serat silang memiliki nilai kuat tarik terendah dengan serat silang 15% yaitu hanya 26,04
MPa dan regangannya 2,29?n serat silang 30% memiliki nilai kuat tarik 27,17
MPa dan regangannya 2,31%. Kekuatan tarik dan regangan terbesar terjadi pada
komposit dengan variasi arah serat sejajar. Di sisi lain penggunaan serat serabut
kelapa dapat dimanfaatkan sebagai material komposit frame drone yang ramah
lingkungan.
Kata kunci : arah serat, frame drone, komposit, resin polyester, serat kelapa..


Preview