Abstak
STUDI TINGKAT KERENTANAN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG
PASAR BARU BOGOR Pasar Baru Bogor merupakan salah satu gedung
komersial yang telah terhitung usianya mencapai 28 tahun sampai saat ini serta
belum mengalami kebakaran maupun renovasi, maka sangat penting untuk
memastikan kekuatan struktur bangunan gedung ini mampu bertahan jika terjadi
gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi dan menilai tingkat kerentanan struktur menggunakan metode rapid
visual screening (RVS) berdasarkan FEMA P-154 Tahun 2015, mendapatkan nilai
estimasi kuat tekan beton dengan menggunakan metode non-destructive test (NDT)
dan mengevaluasi kinerja struktur bangunan terhadap beban gempa menggunakan
metode berbasis kinerja. Berdasarkan hasil pemeriksaan kerentanan bangunan
gedung Pasar Baru Bogor, didapatkan nilai kerentanan sebesar 0.126%, sehingga
bangunan tersebut tidak mengalami kerusakan sebesar 99.874% terhadap gempa
bumi. Hasil dari pengujian seluruh elemen struktur menggunakan hammer test
didapatkan nilai mutu beton untuk kolom lantai dasar sampai lantai 3 pada rentang
47.29 Mpa sampai 56.14 Mpa, nilai mutu beton balok lantai 2 sampai balok lantai
atap pada rentang 48.54 Mpa sampai 51.26 Mpa, dan nilai mutu beton pelat lantai
2 sampai lantai atap pada rentang 46.62 Mpa sampai 54.19 Mpa, yang artinya
melebihi nilai minimum mutu beton fc’ = 21 MPa sesuai SNI 2847-2019. Hasil
analisis struktur atas pada bangunan gedung Pasar Baru Bogor terhadap beban pada
program ETABS v20.2.0 menunjukkan ada satu balok yang mengalami overstress
dan terdapat dua kolom yang mengalami overstress.
Kata kunci: kerentanan struktur; rapid visual screening; hammer test; etabs