Abstak
Musculoskeletal Disorder (MSDs) merupakan gangguan yang mempengaruhi otot,
tendon, saraf, sendi, tulang belakang dan ligament, yang disebabkan oleh beban
statis yang diterima otot secara berulang dan terus menerus dalam jangka waktu
yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor apa saja yang
berhubungan dengan keluhan MSDs pada pekerja lapangan outsourcing di PT X
Kota Cilegon. Penelitian dilakukan sejak bulan Maret hingga Mei 2025, dengan
jenis penelitian kuantitatif dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini
sebanyak 42 pekerja yang terdiri dari 6 jenis pekerjaan yaitu, welding, elektrikal,
pembangkit, sipil, maintenance dan lab swass. Sampel diambil dari seluruh pekerja
lapangan outsourcing di PT X dengan menggunakan teknik total sampling. Data
yang digunakan berupa data primer yang dikumpulkan menggunakan kuesioner
Nordic Body Map (NBM), Rapid Entire Body Assessment (REBA), Perhitungan
CVL, dan kuesioner karakteristik individu. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak
28 (80%) pekerja mengalami keluhan MSDs tinggi. Dan hasil analisis bivariat
menunjukkan terdapat hubungan antara kebiasaan olahraga (p value 0,009) beban
kerja (p value 0,013) durasi kerja (p value 0,014) dan postur kerja (p value 0,019)
dengan keluhan MSDs, namun tidak ditemukan hubungan antara usia (p value
1,000), IMT (p value 0,382), kebiasaan merokok (p value 0,490) dan masa kerja (p
value 1,000) dengan keluhan MSDs. Disarankan agar pekerja selalu menjaga
kesehatan tubuh , termasuk dengan berolahraga dan melakukan stretching sebelum
bekerja. Selain itu, perusahaan juga disarankan untuk memperkuat program
pelatihan kesehatan dengan menyelenggarakan sesi edukasi secara rutin tentang
pentingnya postur kerja yang ergonomis.
Kata Kunci : Keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs), Kebiasaan Olahraga,
Durasi Kerja, Beban Kerja, Postur Kerja, Faktor Risiko