Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
Program Studi TEKNIK ELEKTRO
Judul PROTOTIPE SISTEM DETEKSI GEMPA BUMI DAN KEBAKARAN BERBASIS MIKROKONTROLER PADA BANGUNAN GEDUNG
Tahun 2022
Tanggal Input 10 Jun 2025, 11.32



Abstak

Muchlis Nurrachman
181106031044
Indonesia termasuk daerah yang banyak terjadi gempa bumi. Penanggulangan ketika terjadi gempa sangatlah diperlukan. Sistem peringatan dini yang tidak dipersiapkan dengan baik berpotensi untuk memperbesar resiko jatuhnya korban jiwa ketika terjadi gempa bumi khususnya pada bangunan gedung. Maka dibuatlah prototipe sistem deteksi gempa bumi dan kebakaran berbasis mikrokontroler pada bangunan gedung yang berfungsi untuk mempercepat pemberian informasi serta peringatan mengeani jenis bencana yang terjadi. Komponen yang digunakan meliputi : Bahan dan Komponen, Mikrokontroler Arduino UNO, Sensor Api, Sensor Asap MQ-2, Sensor Vibration SW-420, Liquid Crystal Display (LCD). Lampu LED Strip, Buzzer Alarm dan Relay
Tujuan penelitian ini yaitu; (i) memperolh hasil rancangan prototipe sistem dekteksi gempa bumi dan kebakaran berbasis mikrokontroler pada bangunan gedung ketika terjadi bencana dan; (ii) mengetahui apakah rancangan prototipe sistem deteksi gempa bumi dan kebakaran berbasis mikrokontroler pada bagunan gedung tersebut dapat memberikan informasi mengenai jenos bencana yang terjadi.
Untuk keperluan perolehan bentuk fisik prototipe sistem deteksi gempa bumi dan kebakaran berbasis mikrokontroler pada bangunan gedung dilakukan melalui; (i) perancangan dan pembuatan prototipe; (ii) pengawasan prototipe; (iii) pemrograman mikrokontroler; (iv) pengujian pengawasan; (vi) pengujian pemrograman; (vii) analisa prototipe.
Berdasarkan analisa hasil dan pembahasan dari serangkaian pengujian pada prototipe Sistm Deteksi Gempa Bumi dan Kebakaran yang menggunakan replika bangunan gedung berukuran P=50 cm, L=30 cm yang tebuat dari bahan aktilik, diperoleh hasil waktu rata-rata tercepat sensor api dalam mendektesi adanya api adalah 2,85 detik, waktu rata-rata tercepat sensor asap dalam mendeteksi adanya asap adalah 6,41 detik, dan getaran berkekuatan 4,8 MMI (Modified Mercalli Intensity) dalam jarak 10-150 cm dari prototipe untuk mengaktipkan alarm ketika terjadi keadaan darurat gempa bumi dan kebakaran. Sesuai dengan tujuan penelitian, prototipe sistem deteksi gempa bumi dan kebakaran berbasis mikrokontroler pada bangunan gedung tesebut dapat memberikan informas sesuai dengan jenis bencana yang terjadi serta memperoleh hasil rancangan Prototipe Sistem Deteksi Gempa Bumi dan Kebakaran Berbasis Mikrokontroler pada Bagunan Gedung ketika terjadi bencana.
Kata Kunci : Prototipe, Deteksi, Arduino UNO.


Preview