Abstak
Ibnu Rayan Mahar
12215110708
Banyaknya kendaraan di Indonesia menjadi kendala serius dalam hal transportasi yang memicu kemacetan, polusi udara, kecelakaan, antrian maupun tundaan. untuk mengetahui kinerja ruas jalan Raden Saleh Syarif Bustaman sebelum dan sesudah adanya sistem satu arah (SSA). Dalam konteks transportasi, perlu adanya Evaluasi kinerja ruas jalan . Penelitian yang dilakukan yaitu survey jumlah kendaraan, hambatan samping dan geometrik jalan. Survey dilakukan pada hari Senin untuk hari kerja dan hari Minggu untuk hari libur di Jalan Raden Saleh Syarif Bustaman. Metode perhitungan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997) untuk Jalan Perkotaan Dan menghasilkan Level of service (LOS) untuk kinerja ruas jalan Raden Saleh Syarif Bustaman sebelum adanya sistem satu arah (SSA) tahun 2015 jumlah volume kendaraan 7702 smp/jam,kapasitas 5352 smp/jam,kecepatan 26 km/jam di hari libur, kecepatan 25
km/jam di hari kerja dimana tingkat pelayanan C di hari libur dan sibuk kerja. Dari hasil analisiskinerja ruas jalan Raden Saleh Syarif Bustaman setelah adanya (SSA) tahun 2017 didapat bahwa volumesebesar 1782 smp/jam untuk hari kerja dan 2127 smp/jam untuk hari libur, kapasitas 4845 smp/jam,kecepatan 30 km/jamdi hari libur dan 28 km/jam di hari sibuk kerja dengan nilai V/C ratio di hari libur 0,44 tingkat pelayanan B di hari kerja 0,37 tingkat pelayanan B.
Kata kunci: Kota Bogor, kinerja ruas jalan dan tingkat pelayanan